DUNIA
2 menit membaca
KSAU Indonesia dan Australia terbang formasi di Pitch Black 2026
Partisipasi Indonesia dalam latihan berskala besar tersebut memberikan kesempatan bagi penerbang tempur TNI AU untuk mengasah kemampuan dalam operasi gabungan, manuver taktis, serta berbagai skenario strategis.
KSAU Indonesia dan Australia terbang formasi di Pitch Black 2026
Jet tempur T-50i Golden Eagle milik TNI AU yang diterbangkan Komandan Skadron Udara 15 Letkol Pnb Kurniadi Sukmo Djatmiko. / TNI AU

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono bersama Kepala Angkatan Udara Australia (Chief of Air Force/CAF) Marsekal Stephen Chappell melaksanakan penerbangan formasi gabungan di langit Darwin, Australia, pada Selasa (4/8), sebagai bagian dari rangkaian Latihan Pitch Black 2026.

Penerbangan tersebut menjadi simbol eratnya kerja sama pertahanan Indonesia dan Australia sekaligus mencerminkan komitmen kedua negara dalam memperkuat interoperabilitas militer di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam kegiatan itu, Marsekal Tonny berada di dalam jet tempur T-50i Golden Eagle milik TNI AU yang diterbangkan Komandan Skadron Udara 15 Letkol Pnb Kurniadi Sukmo Djatmiko. Sementara itu, Marsekal Stephen Chappell mengendalikan langsung pesawat tempur F/A-18 Hornet milik Royal Australian Air Force (RAAF) yang terbang sejajar dengan pesawat TNI AU.

Menurut pejabat pertahanan, seluruh rangkaian manuver udara dilaksanakan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku dan berlangsung tanpa kendala.

Dalam keterangan resmi TNI AU yang dirilis Rabu (5/8), Marsekal Tonny mengatakan penerbangan formasi tersebut mencerminkan hubungan yang telah terjalin kuat antara angkatan udara kedua negara.

"Formation flight adalah simbol sederhana yang memiliki arti mendalam bagi hubungan kedua angkatan udara," ujar Marsekal Tonny.

Ia menambahkan, kegiatan itu sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dan Australia dalam menjaga stabilitas kawasan serta meningkatkan interoperabilitas strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Penerbangan tersebut merupakan bagian dari Latihan Pitch Black 2026, latihan perang udara multinasional yang diselenggarakan Australia pada 20 Juli hingga 7 Agustus. Latihan dua tahunan itu melibatkan pesawat tempur dan personel militer dari 20 negara.

Untuk mendukung partisipasinya, Indonesia mengirimkan empat jet tempur T-50i Golden Eagle serta satu pesawat angkut C-130 Hercules. Kontingen TNI AU bertolak dari Pangkalan TNI AU El Tari, Kupang, pada 16 Juli di bawah pimpinan Marsekal Pertama Somad.

SUMBER:TRT Indonesia