BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
MRT Jakarta jajaki investasi kawasan Glodok bersama mitra Singapura
PT MRT Jakarta menjajaki pengembangan kawasan berorientasi transit (TOD) di Glodok dan Kota bersama mitra Singapura. Kerja sama mencakup kajian kawasan, pembiayaan kreatif, serta penguatan ekosistem ritel dan komersial.
MRT Jakarta jajaki investasi kawasan Glodok bersama mitra Singapura
Pekerja konstruksi menyelesaikan pekerjaan terowongan bawah tanah MRT fase 2 di Jakarta pada 22 Juli 2026. (Foto oleh BAY ISMOYO / AFP)

Penjajakan investasi tersebut ditandai dengan penandatanganan dua nota kesepahaman (MoU) antara MRT Jakarta dengan UOB Indonesia serta Rebel APAC Pte. Ltd. dalam MRT Jakarta TOD Investment Forum 2026 di Singapura.

Kedua kesepakatan tersebut membuka peluang kerja sama untuk mengkaji pengembangan kawasan di sekitar stasiun MRT, khususnya wilayah Glodok dan Kota.

Sekretaris Perusahaan MRT Jakarta Rendy Primartantyo mengatakan kerja sama juga mencakup eksplorasi skema pembiayaan, pengembangan sektor ritel dan komersial, serta rantai pasok perkotaan.

“Dua MoU tersebut mengeksplorasi potensi kerja sama terkait kajian pengembangan kawasan TOD di sekitar stasiun, khususnya Glodok dan Kota, serta opsi pembiayaan kreatif, ekosistem ritel dan komersial, serta rantai pasok,” kata Rendy di Jakarta, Jumat (2/10), seperti dikutip Antara.

Forum tersebut digelar MRT Jakarta bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura, Surbana Jurong Group, dan Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) Singapura pada 24 September 2026.

Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad Mahfud menandatangani kedua kesepakatan tersebut. Penandatanganan disaksikan Duta Besar Indonesia untuk Singapura Hotmangaraja Panjaitan, Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania, Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat, serta Komisaris MRT Jakarta Ahmad Yani.

Mengusung tema From Singapore to Jakarta: Capitalizing on Urban Density and Connectivity, forum tahunan itu mempertemukan investor, pengembang properti, lembaga keuangan, dan perwakilan pemerintah.

Selain kawasan Glodok dan Kota, MRT Jakarta menawarkan sejumlah proyek TOD potensial lainnya kepada calon mitra investasi.

Proyek tersebut meliputi kawasan bersejarah Kali Besar, Ultimate Development Blok M, Blok M Interchange, XGL Mixed-Use, serta kompleks Terminal Bus, Park and Ride, dan Mixed Use di Lebak Bulus.

TerkaitStasiun MRT Monas ditargetkan siap beroperasi akhir 2027 - TRT Indonesia - TRT Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia