ASIA
2 menit membaca
Gudang bahan kimia di Jakarta Barat terbakar, ledakan beruntun terdengar
Ledakan diduga berasal dari botol berisi bahan kimia dan gas saat kebakaran melanda kompleks pergudangan di Kalideres, Jakarta Barat.
Gudang bahan kimia di Jakarta Barat terbakar, ledakan beruntun terdengar
Kebakaran terjadi di tiga bangunan di kawasan Pergudangan Miami, Jalan Rawa Melati A, Kalideres, Jakarta Barat. / AA

Kebakaran besar melanda Kompleks Pergudangan Miami di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin malam (11/5). Api yang membakar salah satu gudang sempat memicu ledakan beruntun yang diduga berasal dari bahan kimia dan tabung gas di dalam bangunan.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta menyebut laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.06 WIB. Sebanyak 24 unit mobil pemadam dan sekitar 120 personel dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan api.

Petugas baru berhasil melokalisasi kobaran api sekitar pukul 01.30 WIB setelah proses pemadaman berlangsung lebih dari empat jam. Hingga dini hari, petugas masih melakukan proses pendinginan di area gudang yang terbakar.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat Syaiful Kahfi mengatakan ledakan diduga dipicu oleh botol-botol berisi bahan kimia dan gas yang tersambar api.

“Gudang ini ternyata menyimpan banyak bahan kimia dan gas,” kata Syaiful, dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, selama kebakaran berlangsung, sejumlah benda seperti botol parfum dan tabung gas kecil terlihat terlontar akibat ledakan di dalam gudang.

Untuk menghindari risiko paparan zat berbahaya, petugas pemadam menggunakan masker khusus saat proses evakuasi dan pemadaman. Sejumlah robot pemadam juga diterjunkan untuk membantu menjangkau titik api di area yang dinilai berbahaya.

Hingga kini, belum ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut. Petugas masih melakukan penyisiran dan investigasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

TerkaitBus dan truk tangki minyak bertabrakan di Sumatera Selatan menewaskan 16 orang - TRT Indonesia - TRT Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia