Presiden Prabowo Subianto menerima Duta Besar Amerika Serikat untuk ASEAN Kevin Kim dan Kuasa Usaha ad interim AS untuk Indonesia Joy M. Sakurai di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (5/9).
Pertemuan tersebut berlangsung menjelang agenda diplomasi internasional Prabowo pada akhir September, termasuk rencana ke New York untuk menghadiri Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA 81). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan kehadiran Prabowo dalam agenda tersebut masih menunggu pengaturan dari pihak Istana.
Dalam pertemuan di Hambalang, kedua pihak membahas penguatan hubungan Indonesia-Amerika Serikat, termasuk peluang memperluas kerja sama di tingkat kawasan. Pembicaraan juga menyoroti pentingnya stabilitas regional dalam hubungan kedua negara.
Teddy mengatakan pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif. Menurutnya, Indonesia dan AS ingin membangun hubungan yang semakin erat dengan bertumpu pada prinsip kesetaraan dan saling menghormati.
“Pertemuan tersebut membahas berbagai upaya untuk meningkatkan kerja sama kedua negara, termasuk mendorong kerja sama dan stabilitas di kawasan, sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Amerika Serikat yang berlandaskan prinsip saling menghormati dan kemitraan yang setara,” ujar Teddy.
Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dari pihak AS, Kevin Kim hadir sebagai perwakilan senior Washington untuk ASEAN, sementara Joy M. Sakurai turut mendampingi dalam kapasitasnya sebagai Kuasa Usaha ad interim AS untuk Indonesia.
Prabowo sebelumnya menghadiri Sidang ke-80 Majelis Umum PBB pada tahun lalu dan menjadi kepala negara ketiga yang menyampaikan pidato dalam Debat Umum, setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden AS Donald Trump.




















