IKLIM
2 menit membaca
Gunung Marapi erupsi 26 detik saat hujan lebat, warga diminta waspada
Aktivitas Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali menunjukkan peningkatan. Letusan singkat terjadi saat hujan deras, memicu kewaspadaan terhadap risiko lanjutan di sekitar lereng.
Gunung Marapi erupsi 26 detik saat hujan lebat, warga diminta waspada
Gunung Marapi meletus dan memuntahkan abu vulkanik selama letusan, seperti yang terlihat dari Bukittinggi, 30 Mei 2024. / Reuters

Gunung Marapi di Sumatera Barat mengalami erupsi singkat pada Selasa (24/3/2026) sore. Letusan yang berlangsung sekitar 26 detik itu terjadi di tengah kondisi hujan lebat yang mengguyur kawasan gunung.

Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi terjadi pukul 14.26 WIB. Kolom abu tidak teramati secara visual karena puncak gunung tertutup awan tebal, namun aktivitas terekam jelas melalui alat seismograf.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Marapi, Ilhamdi Saputra, menyebutkan bahwa erupsi tercatat dengan amplitudo maksimum 28,6 milimeter dan durasi sekitar 26 detik, sebagaimana dilaporkan Antara.

Warga diminta waspada di tengah status siaga

Gunung Marapi saat ini masih berada pada status Level II atau waspada. Otoritas melarang masyarakat beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek sebagai pusat aktivitas vulkanik.

Gunung setinggi 2.891 meter yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar ini juga menghadapi potensi bahaya tambahan akibat kondisi cuaca. Hujan lebat yang terjadi sejak pagi meningkatkan risiko banjir lahar dingin, terutama di aliran sungai yang berhulu dari puncak.

Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan karena aliran lahar dapat terjadi sewaktu-waktu. Selain itu, masyarakat juga diimbau menggunakan masker jika terjadi hujan abu guna menghindari gangguan pernapasan.

Pihak pengamatan gunung api juga mengingatkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Pemerintah daerah bersama petugas terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Marapi untuk memastikan keselamatan warga di sekitar kawasan.

TerkaitGunung Marapi erupsi, kolom abu capai 600 meter - TRT Indonesia - TRT Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
BMKG pantau bibit siklon 92W, gelombang laut berpotensi naik
Banjir rendam 115 RT di Jakarta, ratusan warga mengungsi
Gelombang panas mematikan melanda India saat otoritas pertimbangkan langkah-langkah bantuan
Gempa magnitudo 6,0 guncang Nusa Tenggara Timur, tidak berpotensi tsunami
Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 guncang Jepang, picu tsunami dan ganggu layanan kereta cepat
BMKG dorong penguatan mitigasi lintas sektor hadapi musim kemarau panjang
Fenomena gunung lumpur Bledug Kramesan muncul di Grobogan, petani optimistis tanah kian subur
Gempa M4,7 guncang Flores Timur: 15 warga luka-luka dan 100 keluarga dievakuasi
BMKG peringatkan risiko Karhutla seiring menguatnya potensi El Nino hingga 80 persen
Demak kembali dilanda banjir akibat tanggul Sungai Tuntang jebol
Deforestasi hutan Indonesia melonjak tajam pada 2025, sektor pangan dan energi jadi sorotan
Kementan andalkan metode AWD untuk hemat air hadapi El Nino ekstrem
Tim gabungan terus padamkan karhutla di sejumlah wilayah Riau
Sejumlah wilayah di Indonesia diguncang 20 gempa kecil sejak Selasa dini hari
Hujan ekstrem sebabkan banjir di Jakarta, ratusan RT terdampak
Lima daerah di Riau tetapkan siaga darurat karhutla di tengah peningkatan titik panas
Musim kemarau lebih panjang, Jakarta siapkan langkah darurat hadapi lonjakan polusi udara
BMKG: Musim kemarau diprediksi lebih awal dan panjang pada 2026
Cuaca ekstrem picu banjir di Bali, bandara Ngurah Rai kembali normal setelah gangguan penerbangan
Cuaca dingin dikaitkan dengan 2.544 kematian di Inggris