DUNIA
2 menit membaca
Serangan Rusia tewaskan dua orang di Kiev saat Moskow mengatakan telah menghantam fasilitas militer
Rudal balistik menghantam ibu kota Ukraina pada dini hari, dilaporkan menewaskan dua orang dan melukai setidaknya lima orang, sementara Rusia mengatakan bahwa mereka menargetkan situs produksi drone dan infrastruktur pelabuhan.
Serangan Rusia tewaskan dua orang di Kiev saat Moskow mengatakan telah menghantam fasilitas militer
Dampak serangan bom udara berpemandu Rusia terlihat di kawasan industri di Kharkiv, Ukraina, pada 15 Juli 2026. / َAA

Serangan Rusia di Kiev telah menewaskan dua orang dan melukai setidaknya lima lainnya, termasuk seorang anak, kata layanan darurat Ukraina pada Kamis, setelah ledakan mengguncang ibu kota beberapa saat setelah tengah malam.

Serangan itu merupakan yang terbaru dalam pengeboman hampir setiap hari oleh Rusia terhadap kota-kota Ukraina, saat Moskow menekan ofensifnya, yang kini memasuki tahun kelima.

Jurnalis AFP di Kiev mendengar serangkaian ledakan setelah peringatan dari angkatan udara Ukraina melaporkan mendekatnya beberapa rudal balistik.

Terlihat beberapa kilatan terang di langit ibu kota Ukraina, diikuti oleh sekitar enam ledakan, kata mereka. "Dua orang tewas di Kiev sebagai akibat serangan musuh," kata Wali Kota Vitali Klitschko di Telegram pada Kamis.

Layanan darurat negara Ukraina mengatakan lima orang terluka dan bahwa distrik Sviatoshynskyi serta Darnytskyi terkena dampak.

Wali Kota Klitschko menulis di media sosial sebelumnya bahwa sebuah gudang terkena sementara "puing-puing rudal jatuh di bangunan non-residensial". Pada saat yang sama, Kharkiv, kota utama di timur laut Ukraina, diserang oleh drone tempur, kata walikotanya.

Serangan itu terjadi beberapa jam setelah Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen berkunjung untuk memperkuat hubungan pertahanan.

TerkaitTRT Indonesia - Serangan Rusia ke kapal dagang tewaskan 3 orang, kata Ukraina

Fasilitas militer dan industri

Kementerian pertahanan Rusia kemudian mengatakan telah menargetkan fasilitas militer dan industri di Kiev yang terlibat dalam produksi dan penyimpanan drone jarak menengah dan jarak jauh.

Mereka juga mengatakan telah menargetkan infrastruktur di pelabuhan Odesa dan Pivdennyi yang digunakan untuk menerima, menyimpan, dan menangani kargo militer serta pasokan bahan bakar.

Sebuah kapal laut dan sebuah kapal cepat milik angkatan bersenjata Ukraina juga terkena saat dalam perjalanan menuju pelabuhan-pelabuhan di wilayah Odesa, menurut kementerian.

Baik Moskow maupun Kiev telah meningkatkan serangan terhadap target ekonomi utama dalam beberapa bulan terakhir.

Pasukan Ukraina telah menargetkan infrastruktur energi Rusia, termasuk fasilitas minyak, sementara Rusia meningkatkan serangan terhadap pelabuhan-pelabuhan di Laut Hitam.

Kekurangan rudal

Rudal balistik Rusia secara rutin menargetkan Kiev sejak bulan lalu. Senjata-senjata itu cepat dan sulit untuk dicegat, dengan rudal yang sering diluncurkan secara beruntun selama pengeboman.

Ukraina mengalami kekurangan rudal PAC-3 untuk sistem pertahanan udara Patriot rancangan AS, yang dianggap penting untuk mencegat rudal balistik.

Presiden AS Donald Trump mengatakan minggu lalu ia bermaksud memberi wewenang kepada Ukraina untuk memproduksi rudal bagi sistem pertahanan Patriot.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada Rabu bahwa produksi bisa dimulai pada akhir tahun ini untuk memperkuat pertahanan negara terhadap serangan balistik Rusia.

SUMBER:TRT World & Agencies