BISNIS DAN TEKNOLOGI
3 menit membaca
Perusahaan pembayaran Brasil Ebanx ekspansi ke Indonesia dan Asia Tenggara
Raksasa teknologi finansial asal Brasil, Ebanx, resmi memperluas jangkauan operasionalnya ke Asia Tenggara. Langkah ini diambil untuk menjembatani perusahaan teknologi global dengan pasar negara berkembang yang memiliki penetrasi kartu kredit rendah.
Perusahaan pembayaran Brasil Ebanx ekspansi ke Indonesia dan Asia Tenggara
EBANX, sebuah perusahaan pemroses pembayaran di Amerika Selatan dan Tengah, di konferensi Money 20/20 di Las Vegas, Nevada, AS pada 24 Oktober 2017. / Reuters
4 jam yang lalu

Perusahaan penyedia layanan pembayaran lintas batas (cross-border) Ebanx mengumumkan ekspansi global besar-besaran dengan fokus utama di wilayah Asia Tenggara. Perusahaan yang telah menyandang status unicorn ini mengonfirmasi kehadirannya di Thailand, Indonesia, dan Türkiye sebagai bagian dari strategi memperkuat jejak di luar Amerika Latin.

Melansir laporan Reuters, Ebanx yang menyokong sistem pembayaran bagi raksasa teknologi seperti Uber dan Shein, juga berencana untuk merambah pasar Malaysia dan Vietnam pada kuartal mendatang. Langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam struktur profit perusahaan yang kini lebih banyak mengandalkan pasar internasional.

Fokus pada pasar dengan akses kartu kredit terbatas

Dalam sebuah wawancara, CEO sekaligus pendiri Ebanx, Joao Del Valle, menekankan bahwa cakupan wilayah menjadi faktor krusial bagi mitra global mereka. Ia menyoroti potensi besar di pasar baru ini yang memiliki total populasi gabungan lebih dari setengah miliar jiwa namun memiliki akses kartu kredit yang masih minim.

"Di sebagian besar negara ini, penetrasi kartu kredit sangat rendah. Oleh karena itu, klien kami, para pedagang global, membutuhkan bantuan untuk memproses transaksi," ujar Del Valle kepada Reuters.

Bagi Indonesia, kehadiran pemain global seperti Ebanx berpotensi memperluas pilihan metode pembayaran digital bagi konsumen lokal saat bertransaksi di platform internasional. Hal ini sejalan dengan tren pertumbuhan ekonomi digital di tanah air yang terus didorong oleh adopsi dompet digital (e-wallet) dan transfer bank sebagai alternatif kartu kredit.

Singapura jadi markas komando di Asia

Guna mendukung operasional di wilayah Asia, Ebanx telah membuka kantor pusat regional di Singapura bulan lalu. Meskipun tidak menawarkan layanan pembayaran di Singapura, negara kota tersebut akan berfungsi sebagai hub strategis untuk berinteraksi dengan klien global.

Unit operasional di Asia akan dipimpin langsung oleh Chief Product Officer, Eduardo de Abreu. Perusahaan yang berbasis di Curitiba, Brasil ini, menargetkan ekspansi lebih lanjut ke wilayah Timur Tengah dan bagian Asia lainnya pada awal 2027.

Kinerja keuangan dan rencana IPO

Didukung oleh perusahaan ekuitas swasta Advent International dan FTV Capital, Ebanx mencatatkan pertumbuhan laba bruto yang impresif dari luar Brasil. Pada tahun 2025, sebesar 65 persen laba bruto perusahaan berasal dari luar negeri, melonjak signifikan dibandingkan tahun 2021 yang hanya sebesar 32 persen.

Meski enggan membocorkan total volume pembayaran yang diproses, Del Valle mengonfirmasi bahwa seluruh investasi ekspansi tahun ini didanai oleh kas internal perusahaan. Terkait rencana melantai di bursa saham (Initial Public Offering/IPO) di New York, Ebanx memperkirakan hal tersebut baru akan terjadi dalam cakrawala waktu dua tahun ke depan, bergantung pada kondisi pasar global.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi