Pengguna internet di Türkiye paling banyak menghabiskan waktu untuk menonton konten video sepanjang kuartal pertama tahun ini. YouTube menjadi platform dengan kontribusi terbesar terhadap total trafik internet di negara tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun Anadolu dari laporan triwulanan Otoritas Teknologi Informasi dan Komunikasi Türkiye (BTK), penggunaan internet di negara itu masih didominasi oleh media sosial dan platform berbagi video.
Sepanjang periode Januari hingga Maret, YouTube menyumbang 40,6 persen dari total trafik internet. Angka tersebut jauh melampaui Instagram yang berada di posisi kedua dengan pangsa 16 persen.
Data tersebut menunjukkan konsumsi konten video semakin mendominasi aktivitas digital masyarakat, dengan platform streaming dan media sosial menjadi penyumbang terbesar penggunaan internet.
Pada kategori layanan streaming, YouTube tetap menjadi pemimpin dengan pangsa trafik sebesar 57,4 persen. Posisi berikutnya ditempati Instagram dengan 17,4 persen, TikTok sebesar 5,6 persen, dan Netflix dengan 5,5 persen.
Temuan ini mengindikasikan bahwa baik konten video berdurasi pendek maupun panjang masih menjadi pendorong utama penggunaan internet di Türkiye.

Layanan pesan instan bergeser ke platform media sosial
Pada kategori layanan pesan instan, Instagram memimpin dengan pangsa trafik sebesar 58,5 persen, disusul Facebook Messenger sebesar 26,4 persen. WhatsApp berada di posisi ketiga dengan 7,3 persen, sementara Telegram mencatatkan 6,2 persen.
Data tersebut menunjukkan tren pergeseran pengguna ke layanan pesan yang terintegrasi dengan platform media sosial, dibandingkan aplikasi pesan instan yang berdiri sendiri.
Sementara itu, pada layanan komunikasi suara berbasis internet (VoIP), WhatsApp mendominasi dengan pangsa penggunaan sebesar 61,2 persen.
Untuk kategori gim daring, distribusi penggunaan cenderung lebih merata. PlayStation memimpin dengan pangsa trafik 25,4 persen, diikuti Steam sebesar 24,1 persen, PUBG 9,2 persen, dan League of Legends 6,7 persen.



























