DUNIA
3 menit membaca
Iran: 14 orang tewas dalam serangan AS di 5 provinsi, operasi kereta api Teheran-Mashhad dihentikan
Otoritas Iran mengatakan serangan AS selama dua hari terakhir telah menewaskan 14 orang dan melukai 78 orang, sementara serangan terhadap infrastruktur kereta api mengganggu rute penumpang utama Teheran-Mashhad.
Iran: 14 orang tewas dalam serangan AS di 5 provinsi, operasi kereta api Teheran-Mashhad dihentikan
Asap membubung dari ledakan di lokasi yang tidak diketahui, menyusul serangan yang menurut CENTCOM AS menargetkan sasaran militer Iran. / Reuters

Serangan AS di lima provinsi Iran dalam dua hari terakhir menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai 78 lainnya, kata kementerian kesehatan Iran pada Kamis.

“Amerika Serikat menargetkan lima provinsi di Iran dengan serangan pada 8 dan 9 Juli,” tulis Hossein Kermanpour, kepala Pusat Hubungan Masyarakat dan Informasi kementerian, dalam sebuah kiriman di X.

Ia mengatakan serangan tersebut sejauh ini menyebabkan 14 orang tewas dan 78 terluka.

Menurut kementerian, 47 dari yang terluka masih dirawat di rumah sakit, sementara korban lainnya telah dipulangkan setelah mendapatkan perawatan medis.

Tiga korban tewas dalam serangan di dekat kota Ahvaz di barat daya, menurut kantor berita negara Iran IRNA, yang mengutip Valiollah Hayati, wakil gubernur provinsi Khuzestan untuk urusan keamanan.

US Central Command mengatakan operasi tersebut menargetkan lebih dari 170 situs militer selama dua hari, termasuk sistem pertahanan udara, aset pengawasan pesisir, infrastruktur rudal dan drone, kapabilitas angkatan laut, serta fasilitas milik Garda Revolusi Iran, dengan mengatakan serangan itu dimaksudkan untuk mencegah serangan lebih lanjut terhadap pelayaran internasional.

Iran menghentikan layanan kereta Teheran-Mashhad setelah serangan AS-Israel

Iran juga menghentikan layanan kereta penumpang antara Teheran dan Mashhad pada Kamis setelah serangan AS-Israel terhadap sebuah bagian jalur kereta.

Perusahaan Kereta Api Republik Islam Iran mengatakan operasi kereta penumpang di rute Teheran-Mashhad dihentikan setelah serangan mengenai sebuah bagian jalur lebih awal pada hari Kamis, lapor penyiar negara IRIB.

Otoritas kereta api mengatakan tim teknis dan operasional segera dikerahkan ke lokasi, dan pekerjaan rekonstruksi sedang berlangsung untuk memulihkan bagian yang rusak secepat mungkin.

Penumpang yang terdampar akibat gangguan akan diangkut melalui jalan darat ke kota Mashhad di timur laut, demikian laporan tersebut.

Sebelumnya pada Kamis, Mehr News Agency melaporkan bahwa Jembatan Aq Tekeh Khan di provinsi Golestan utara telah terkena proyektil.

Seorang pejabat AS kepada Axios mengatakan militer Amerika menargetkan dua jembatan kereta api di bagian utara Iran dengan rudal jelajah sebagai bagian dari serangan pada hari Rabu.

Serangan itu menandai serangan AS pertama yang dilaporkan terhadap infrastruktur transportasi Iran sejak gencatan senjata berlaku pada 8 April.

Angka korban terbaru muncul di tengah kembalinya permusuhan antara AS dan Iran setelah runtuhnya gencatan senjata rapuh yang dicapai bulan lalu.

Eskalasi dimulai setelah AS menuduh Iran menyerang tiga kapal niaga yang melintasi Selat Hormuz, yang mendorong Washington melancarkan gelombang serangan berturut-turut terhadap target militer Iran di sepanjang pantai selatan Iran.

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan apa yang diklaimnya sebagai fasilitas militer AS di Bahrain dan Kuwait.

Iran dan AS mencapai nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan pada 17 Juni yang bertujuan mengakhiri konflik militer mereka dan membuka jalan bagi perjanjian perdamaian yang langgeng.

Namun, pada hari Rabu, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa nota kesepahaman itu “berakhir,” yang pada dasarnya mengakhiri perjanjian tersebut dan memicu babak baru konfrontasi militer.

SUMBER:TRT World & Agencies