ASIA
1 menit membaca
Presiden Korea Selatan 'sesalkan' tindakan Korea Utara terbangkan drone
Presiden Lee Jae-myung menyuarakan penyesalan langka setelah penerbangan drone pribadi menyebabkan kecemasan di dekat area perbatasan dan memperburuk hubungan antar-Korea yang sudah rapuh.
Presiden Korea Selatan 'sesalkan' tindakan Korea Utara terbangkan drone
Bendera Korea Selatan (kiri) dan Korea Utara di Pesta Olahraga Asia Timur di Makau, China, 5 November 2005. [Foto arsip] / Reuters
13 jam yang lalu

Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung, dalam pernyataan ang langka pada hari Senin (6/4), menyatakan penyesalan kepada Korea Utara atas penerbangan drone yang dilakukan oleh individu, mengatakan insiden tersebut memicu ketegangan militer yang tidak perlu dengan Pyongyang, menurut laporan media lokal.

Lee menyampaikan pernyataan itu dalam rapat kabinet setelah penuntutan bulan lalu terhadap tiga orang yang dituduh menerbangkan drone ke Korea Utara antara September dan Januari, lapor Yonhap News Agency.

"Meskipun ini bukan tindakan pemerintah kami, saya menyampaikan penyesalan kepada pihak Korea Utara atas ketegangan militer yang tidak perlu yang disebabkan oleh perilaku sembrono tersebut," katanya.

Lee berulang kali mengkritik penyusupan drone itu, tetapi ini menandai pertama kalinya ia menyampaikan penyesalan secara langsung kepada Korea Utara.

"Sangat disayangkan bahwa individu melakukan tindakan provokatif terhadap Korea Utara atas inisiatif sendiri," katanya, menyebut tindakan tersebut "tidak dapat diterima."

Ia menambahkan bahwa tindakan semacam itu menimbulkan kekhawatiran di antara penduduk di dekat daerah perbatasan, mencatat bahwa insiden tersebut telah menimbulkan kecemasan yang signifikan.

Sejak menjabat pada Juni 2025, Lee telah mengulurkan tangan untuk melanjutkan dialog dengan Korea Utara, tetapi Pyongyang menolak upaya tersebut, secara resmi menggambarkan Korea Selatan sebagai "negara paling bermusuhan" bulan lalu.

SUMBER:TRT World & Agencies