PERANG GAZA
2 menit membaca
Demonstran di Jakarta gelar aksi solidaritas untuk Gaza, serukan penghentian serangan Israel
Demonstran menyerukan agar dukungan bagi rakyat Palestina terus dipertahankan, disertai upaya mendorong penghentian serangan, perlindungan warga sipil, dan terwujudnya kemerdekaan Palestina.
Demonstran di Jakarta gelar aksi solidaritas untuk Gaza, serukan penghentian serangan Israel
Massa mengibarkan bendera Palestina dan membawa spanduk yang menyerukan penghentian serangan Israel. / Arsip AA

Ribuan demonstran pro-Palestina berkumpul di sekitar Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Minggu (18/10), untuk menyatakan dukungan kepada rakyat Palestina di Gaza. Massa mengibarkan bendera Palestina dan membawa spanduk yang menyerukan penghentian serangan Israel serta penerapan gencatan senjata yang berkelanjutan.

Aksi bertajuk “Konser Solidaritas Lawan Zionis Israel Sekarang” itu juga menjadi wadah bagi peserta untuk menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dan mendesak masyarakat internasional agar terus memperhatikan kondisi warga sipil di wilayah tersebut.

Peserta juga menyampaikan kekhawatiran mengenai upaya pendudukan paksa wilayah Palestina oleh Israel serta dukungan Amerika Serikat terhadap negara tersebut.

Selain isu Palestina, demonstran menyuarakan penolakan terhadap rencana konser penyanyi tenor Italia Andrea Bocelli di Indonesia. Penolakan itu berkaitan dengan dugaan kedekatan Bocelli dengan pihak-pihak yang mendukung Israel. Sebelumnya, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas juga mendesak pemerintah mengkaji dan melarang rencana konser tersebut.

Aksi solidaritas berlangsung di tengah kekhawatiran berkelanjutan mengenai kondisi kemanusiaan di Gaza. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memperingatkan bahwa gangguan pasokan bantuan mengancam kemajuan yang masih rapuh dalam penanganan malnutrisi di wilayah tersebut.

Melalui demonstrasi ini, para peserta menyerukan agar dukungan bagi rakyat Palestina terus dipertahankan, disertai upaya mendorong penghentian serangan, perlindungan warga sipil, dan terwujudnya kemerdekaan Palestina.

Sejak perang pecah pada Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan memaksa sebagian besar penduduk Gaza meninggalkan tempat tinggal mereka. Meski gencatan senjata diumumkan pada Oktober 2025, kekerasan masih berlanjut.

TerkaitTRT Indonesia - MUI desak pembatalan konser Andrea Bocelli di Indonesia terkait dukungan terhadap Israel
SUMBER:TRT Indonesia