ASIA
2 menit membaca
Gunung Ibu erupsi 103 kali dalam sehari, warga diminta jauhi zona bahaya
Masyarakat dan wisatawan diminta menjauhi kawasan gunung, terutama dalam radius dua kilometer dari kawah serta zona sektoral sejauh 3,5 kilometer.
Gunung Ibu erupsi 103 kali dalam sehari, warga diminta jauhi zona bahaya
Gunung Ibu mencatat 103 kali erupsi dalam sehari. Foto: Arsip/AntaraFoto

Aktivitas vulkanik Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, meningkat dengan tercatatnya 103 kali erupsi pada Rabu, 14 Oktober yang memicu peringatan hingga hari ini. Masyarakat dan wisatawan diminta menjauhi kawasan gunung, terutama dalam radius dua kilometer dari kawah serta zona sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah utara.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu melaporkan kolom abu mencapai ketinggian 200–600 meter di atas puncak. Abu berwarna kelabu teramati menyembur selama periode pengamatan 24 jam, menurut petugas PGA Muhammad Hafizh Naufal As-shiddiq.

“Untuk periode pengamatan sejak pukul 00.00 hingga 24.00 WIT, Gunung Ibu erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik berwarna kelabu,” kata Muhammad Naufal pada Kamis (15/10).

Selain erupsi, aktivitas kegempaan meliputi 11 kali gempa tremor, tiga gempa guguran, dan tiga gempa embusan. Menurut PGA, gunung setinggi 1.325 meter di atas permukaan laut itu masih berstatus Level II atau Waspada.

Petugas PGA Gunung Ibu Darsono Haji Muhammad Nur menegaskan masyarakat harus mematuhi rekomendasi keselamatan dan tidak memasuki zona yang telah ditetapkan. 

Warga juga dianjurkan menggunakan masker dan kacamata pelindung jika terjadi hujan abu vulkanik. PGA turut mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta mengikuti perkembangan resmi dari pemerintah daerah. 

Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diharapkan terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung serta petugas PGA di Desa Gam Ici untuk memastikan informasi terkini mengenai aktivitas gunung.

TerkaitTRT Indonesia - Gunung Ibu, Lewotobi Laki-Laki, dan Semeru erupsi beruntun pada Selasa malam
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi