Indonesia dan Prancis memperkuat kerja sama di sektor pertahanan melalui pengembangan industri dan sumber daya manusia, termasuk pembangunan dua kapal selam Scorpene Evolved di Indonesia.
Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto bersama Menteri Angkatan Bersenjata dan Veteran Prancis Catherine Vautrin mengunjungi PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (24/9). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda kedua negara untuk memperluas kemitraan pertahanan dan industri strategis.
Kunjungan dilanjutkan ke PT PAL Indonesia di Surabaya untuk mendapatkan pemaparan dari PT PAL Indonesia dan Naval Group mengenai program pembangunan kapal selam Scorpene. Keduanya juga meninjau sejumlah fasilitas dan area industri pertahanan perusahaan tersebut.
Donny berharap kemitraan itu dapat mencakup Transfer of Technology, Knowledge, dan Capability, sebelum berkembang menuju Joint Development. Program Scorpene juga diharapkan menjadi salah satu proyek utama dalam kerja sama industri pertahanan Indonesia-Prancis dan membuka peluang kolaborasi di bidang lain.
Pesanan kapal selam Indonesia
PT PAL Indonesia bekerja sama dengan Naval Group untuk membangun dua kapal selam kelas Scorpene di Surabaya. Pembangunan kapal selam pertama Indonesia dijadwalkan dimulai pada Agustus 2027 dan menjadi bagian penting dari pengembangan industri pertahanan nasional.
Hubungan pertahanan Indonesia dan Prancis juga mencakup pengadaan alutsista lainnya. Pada 2022, Indonesia menandatangani kesepakatan senilai $8,1 miliar dengan Prancis untuk membeli 42 jet tempur Rafale. Kesepakatan tersebut dibuat ketika Presiden Prabowo Subianto masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Pada 2024, Indonesia kemudian memesan dua kapal selam kelas Scorpène dari Naval Group. Program tersebut diharapkan turut memperkuat kemampuan industri pertahanan Indonesia melalui pembangunan kapal selam di dalam negeri.
Kunjungan ke PT PAL turut didampingi sejumlah pejabat pertahanan Indonesia, termasuk Wakasal, Pangkohanudnas, Dirjen Strahan Kemhan, Dirjen Pothan Kemhan, Dirjen Kuathan Kemhan, Kapus Alpalhan Baloghan Kemhan, dan Dirkersinhan Ditjen Strahan Kemhan.



















