ASIA
2 menit membaca
Antrean BBM capai 1 kilometer di Makassar, Pertamina tambah pasokan dan layanan SPBU
Pertamina juga mengoperasikan truk tangki sepanjang waktu, menambah nozzle BBM bersubsidi dan operator, serta membuka tiga SPBU Modular.
Antrean BBM capai 1 kilometer di Makassar, Pertamina tambah pasokan dan layanan SPBU
Sistem ganjil-genap diterapkan dalam pembelian BBM di SPBU. / Arsip Reuters

PT Pertamina Patra Niaga memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Makassar, Sulawesi Selatan, setelah antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mencapai lebih dari satu kilometer dalam sepekan terakhir.

Upaya tersebut dilakukan bersama pemerintah provinsi Sulawesi Selatan untuk menjaga kelancaran pelayanan di tengah meningkatnya permintaan BBM bersubsidi. Pertamina Patra Niaga mengatakan antrean di beberapa SPBU mulai berkurang dan perusahaan terus menyesuaikan pasokan berdasarkan kondisi di lapangan.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan perusahaan terus menambah pasokan dan memperkuat layanan untuk menjaga kelancaran distribusi.

"Antrean di sejumlah SPBU di Makassar mulai berkurang. Kami terus melakukan berbagai langkah untuk memperkuat pasokan dan pelayanan, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan agar layanan BBM kepada masyarakat tetap berjalan lancar," kata Kitty.

Untuk mengatasi kepadatan, sistem ganjil-genap diterapkan dalam pembelian BBM di SPBU. Pertamina juga mengoperasikan truk tangki sepanjang waktu, menambah nozzle BBM bersubsidi dan operator, serta membuka tiga SPBU Modular.

Sebanyak 25 SPBU di Makassar kini beroperasi selama 24 jam. Perusahaan juga menambah nozzle BBM bersubsidi serta operator di sejumlah SPBU, dan membuka tiga SPBU Modular sebagai titik tambahan untuk melayani permintaan masyarakat.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan meningkatnya permintaan BBM bersubsidi terjadi karena sebagian konsumen beralih dari BBM nonsubsidi setelah harga minyak naik akibat perang di Timur Tengah.

Ia menegaskan harga BBM bersubsidi tidak akan dinaikkan hingga akhir tahun, meskipun terjadi perkembangan harga minyak dunia.

Kelangkaan pasokan sebelumnya membuat Makassar, yang berpenduduk sekitar 2,8 juta jiwa, menerapkan pembatasan lalu lintas termasuk kebijakan kerja dari rumah bagi aparatur sipil negara. Sekitar 150 mahasiswa dan buruh juga menggelar aksi di kantor Pertamina pada Senin (14/9).

Antrean di sejumlah SPBU masih terlihat pada Selasa. Pertamina Patra Niaga menyatakan akan terus mengevaluasi kondisi distribusi dan menyesuaikan langkah operasional agar kebutuhan BBM masyarakat Makassar tetap terpenuhi.

TerkaitKelangkaan bahan bakar di Sumatera picu antrean panjang hingga korban jiwa - TRT Indonesia - TRT Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia