PERANG GAZA
1 menit membaca
Penduduk Israel ilegal menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, meneriakkan slogan-slogan provokatif
Insiden terbaru ini terjadi di tengah peringatan Palestina bahwa Tel Aviv sedang meningkatkan upaya untuk Yudaisasi Yerusalem Timur yang diduduki, termasuk Masjid Al-Aqsa.
Penduduk Israel ilegal menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, meneriakkan slogan-slogan provokatif
[ARSIP] Warga Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka.

Pemukim Israel ilegal dilaporkan menyerbu Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki, meneriakkan lagu-lagu dan slogan-slogan provokatif di halaman-halamannya, kata Kantor Gubernur Yerusalem.

Kantor tersebut mempublikasikan rekaman video yang memperlihatkan pemukim ilegal berada di dalam kompleks masjid saat penyerbuan pada Rabu pagi.

Sejak 2003, polisi Israel mengizinkan pemukim Israel ilegal memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa setiap hari, kecuali pada hari Jumat dan Sabtu.

Menurut laporan yang dirilis hari Minggu oleh Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina, pasukan Israel melakukan 26 penyerbuan ke kompleks Masjid Al-Aqsa pada bulan Juni.

Warga Palestina mengatakan Israel telah meningkatkan upaya selama beberapa dekade untuk melakukan Yahudisasi Yerusalem Timur yang diduduki, termasuk Masjid Al-Aqsa, dan menghapus identitas Arab serta Islam kota tersebut.

Warga Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka, dengan merujuk pada resolusi internasional yang tidak mengakui pendudukan Israel atas kota itu pada 1967 maupun aneksasinya pada 1980.

SUMBER:TRT World & Agencies