DUNIA
2 menit membaca
TNI evakuasi jenazah pilot AS setelah pesawatnya dibakar kelompok separatis Papua
Pesawat tersebut membawa tujuh penumpang selain pilot. Seluruh penumpang yang merupakan warga asli Papua, termasuk tiga perempuan, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
TNI evakuasi jenazah pilot AS setelah pesawatnya dibakar kelompok separatis Papua
Koops TNI Habema menggelar Operasi Khusus Perebutan Cepat untuk mengevakuasi korban. / Dok. Penerangan Koops TNI Habema

Pasukan keamanan Indonesia berhasil mengevakuasi jenazah seorang pilot warga negara Amerika Serikat yang tewas dalam serangan kelompok separatis bersenjata di Papua Pegunungan.

Pilot bernama Nicholas F. Gosselin, yang bekerja untuk perusahaan penerbangan PT AMA, dilaporkan meninggal dunia setelah pesawat kecil yang diterbangkannya diserang dan dibakar sesaat setelah mendarat di Lapangan Terbang Ipdeheik, Kampung Balinggama, Kabupaten Yahukimo, pada Kamis (2/7).

Juru Bicara Komando Operasi Habema Brigjen Riyanto mengatakan proses evakuasi dilakukan pada Jumat (3/7) setelah aparat terlebih dahulu mengamankan area lapangan terbang yang berada di wilayah terpencil tersebut.

"Evakuasi dilakukan oleh 10 personel setelah lokasi berhasil diamankan dalam operasi cepat," kata Riyanto.

Menurut Kementerian Perhubungan, pesawat tersebut membawa tujuh penumpang selain pilot. Seluruh penumpang yang merupakan warga asli Papua, termasuk tiga perempuan, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Serangan berulang di Papua

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sebelumnya menyatakan komunikasi dengan lapangan terbang terputus tidak lama setelah Gosselin melaporkan pendaratan pesawatnya.

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom, mengklaim kelompoknya bertanggung jawab atas penyerangan tersebut. 

Ia juga mendesak Presiden Prabowo Subianto membuka perundingan internasional untuk mencari penyelesaian konflik Papua serta meminta PBB memfasilitasi dialog antara pemerintah Indonesia, TPNPB, dan perwakilan masyarakat Papua.

Layanan penerbangan perintis memiliki peran penting di Papua karena banyak wilayah terpencil hanya dapat diakses melalui jalur udara. Namun, pesawat sipil yang beroperasi di kawasan itu beberapa kali menjadi sasaran serangan.

Kasus serupa juga terjadi pada Agustus 2024 ketika pilot Selandia Baru Glen Malcolm Conning, tewas ditembak setelah mendaratkan helikopter di Kabupaten Mimika. Pada Februari ini, dua pilot tewas di provinsi Papua Selatan yang berdekatan ketika sebuah pesawat kecil ditembak saat mendarat di sebuah lapangan terbang. 

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia mulai penyelidikan setelah separatis KKB dilaporkan bunuh pilot AS di Papua
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi