DUNIA
1 menit membaca
Mediator regional desak AS-Iran meredakan ketegangan dan hidupkan kembali pembicaraan nuklir
Qatar, Arab Saudi, Pakistan, dan Mesir sedang melakukan panggilan intensif dengan Washington dan Tehran untuk meredakan eskalasi terbaru dan membuka jalan bagi negosiasi teknis yang diperbaharui mengenai kesepakatan nuklir, menurut sebuah laporan.
Mediator regional desak AS-Iran meredakan ketegangan dan hidupkan kembali pembicaraan nuklir
[ARSIP]: Iran dan AS saling melancarkan serangan selama dua hari terakhir menyusul serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz. / Reuters

Para mediator regional berupaya meredakan ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran sekaligus menyerukan negosiasi lebih lanjut mengenai kesepakatan nuklir, kata situs berita Axios pada Kamis malam (9/7).

Beberapa sumber, dua dari negara-negara perantara dan seorang pejabat AS, mengatakan kepada media bahwa pemerintahan regional telah berusaha meredakan ketegangan antara kedua negara.

Seorang sumber regional dari salah satu negara perantara mengatakan para mediator meyakini serangan Iran baru-baru ini di Selat Hormuz dilakukan oleh unsur-unsur dalam rezim Iran yang menentang nota kesepahaman antara AS dan Iran dan berupaya menggagalkannya.

Para sumber mengatakan pejabat dari Qatar, Pakistan, Mesir, dan Arab Saudi melakukan beberapa panggilan telepon dengan pejabat AS dan Iran pada hari Rabu dalam upaya mengurangi ketegangan.

"Ada upaya diplomatik yang luas untuk terlebih dulu mencapai kesepakatan dengan kedua pihak tentang meredakan ketegangan dan kemudian menetapkan tanggal untuk putaran negosiasi berikutnya antara tim teknis," kata salah satu sumber regional yang terlibat dalam mediasi.

Iran dan AS saling bertukar serangan selama dua hari terakhir di tengah eskalasi menyusul serangan Iran terhadap tiga kapal niaga di Selat Hormuz.

Teheran melancarkan serangkaian serangan pada Kamis terhadap infrastruktur militer AS di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Yordania sebagai pembalasan atas serangan AS semalam yang terjadi untuk hari kedua.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia serukan deeskalasi di tengah eskalasi serangan AS–Iran di Selat Hormuz
SUMBER:TRT World & Agencies