Para mediator regional berupaya meredakan ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran sekaligus menyerukan negosiasi lebih lanjut mengenai kesepakatan nuklir, kata situs berita Axios pada Kamis malam (9/7).
Beberapa sumber, dua dari negara-negara perantara dan seorang pejabat AS, mengatakan kepada media bahwa pemerintahan regional telah berusaha meredakan ketegangan antara kedua negara.
Seorang sumber regional dari salah satu negara perantara mengatakan para mediator meyakini serangan Iran baru-baru ini di Selat Hormuz dilakukan oleh unsur-unsur dalam rezim Iran yang menentang nota kesepahaman antara AS dan Iran dan berupaya menggagalkannya.
Para sumber mengatakan pejabat dari Qatar, Pakistan, Mesir, dan Arab Saudi melakukan beberapa panggilan telepon dengan pejabat AS dan Iran pada hari Rabu dalam upaya mengurangi ketegangan.
"Ada upaya diplomatik yang luas untuk terlebih dulu mencapai kesepakatan dengan kedua pihak tentang meredakan ketegangan dan kemudian menetapkan tanggal untuk putaran negosiasi berikutnya antara tim teknis," kata salah satu sumber regional yang terlibat dalam mediasi.
Iran dan AS saling bertukar serangan selama dua hari terakhir di tengah eskalasi menyusul serangan Iran terhadap tiga kapal niaga di Selat Hormuz.
Teheran melancarkan serangkaian serangan pada Kamis terhadap infrastruktur militer AS di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Yordania sebagai pembalasan atas serangan AS semalam yang terjadi untuk hari kedua.























