BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Bank Indonesia luncurkan QRIS lintas negara dengan China
Bank Indonesia resmi melakukan soft launching sistem pembayaran QRIS lintas negara dengan China, memungkinkan transaksi digital langsung antara kedua negara melalui pemindaian kode QR.
Bank Indonesia luncurkan QRIS lintas negara dengan China
QRIS Antarnegara kembali diperluas dan segera resmi bisa digunakan di Negeri Tirai Bambu.

Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan uji coba (soft launching) layanan pembayaran lintas negara Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antara Indonesia dan China pada Kamis.

Melalui kerja sama ini, masyarakat Indonesia yang berada di China dapat melakukan pembayaran menggunakan QRIS, demikian pula sebaliknya warga China di Indonesia.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan capaian ini mencerminkan kerja sama yang semakin kuat antara Bank Indonesia dan bank sentral China, yakni People’s Bank of China (PBoC), serta kolaborasi erat dengan pelaku industri dari kedua negara.

“Pencapaian penting ini mencerminkan kolaborasi yang kuat dan terus berkembang antara Bank Indonesia dan bank sentral China, serta kemitraan erat dengan pelaku industri dari kedua negara,” ujar Filianingsih dalam pesan video pada acara peluncuran di Beijing.

Selama masa uji coba (sandboxing) sejak 17 Agustus 2025, QRIS mencatat 1,64 juta transaksi inbound dengan nilai mencapai Rp556 miliar atau sekitar 32,1 juta dolar AS.

Transaksi inbound merupakan pembayaran yang dilakukan pengguna asal China di Indonesia, sementara transaksi outbound dilakukan oleh warga Indonesia di China. Saat ini, penggunaan QRIS di China masih terbatas melalui Alipay, sementara WeChat Pay dan UnionPay juga menjadi metode pembayaran yang banyak digunakan di negara tersebut.

“Transaksi inbound menunjukkan permintaan yang kuat meski masih terbatas pada pengguna awal. Sementara itu, transaksi outbound mencapai sekitar 8.000 dengan nilai sekitar Rp6,4 miliar. Kami berharap angka ini terus meningkat setelah soft launching hari ini,” kata Filianingsih.

Sistem QRIS lintas negara ini memungkinkan transaksi yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal, sekaligus mendukung sektor pariwisata, pelaku usaha kecil, serta konektivitas masyarakat kedua negara.

BI juga menegaskan komitmennya untuk memperluas penggunaan mata uang lokal melalui Local Currency Transaction Framework guna meningkatkan efisiensi dan memperkuat ketahanan sistem keuangan.

Acara soft launching ini turut dihadiri pejabat BI, Duta Besar RI untuk China, serta perwakilan UnionPay International.

Sebelum China, BI juga telah meluncurkan QRIS lintas negara dengan Korea Selatan pada 1 April 2026. Sebelumnya, sistem ini telah lebih dulu diterapkan di Thailand (Agustus 2022), Malaysia (Mei 2023), Singapura (November 2023), dan Jepang (Agustus 2025).

TerkaitTRT Indonesia - QRIS RI ditargetkan bisa dipakai di Korea Selatan mulai April 2026
SUMBER:TRT Indonesia