ASIA
2 menit membaca
Prabowo akan hadiri KTT ASEAN ke-48 di Filipina, dampak perang AS-Iran jadi agenda utama
Menurut Kementerian Luar Negeri, Indonesia akan mendorong penguatan solidaritas dan sinergi antarnegara anggota ASEAN guna menghadapi tekanan global yang meningkat.
Prabowo akan hadiri KTT ASEAN ke-48 di Filipina, dampak perang AS-Iran jadi agenda utama
Presiden Prabowo Subianto di KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Oktober 2025. /ARSIP REUTERS

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang akan berlangsung di Cebu, Filipina, pekan depan pada 7–8 Mei 2026. Informasi tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Elizabeth Mewengkang, dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis (30/4).

KTT tahun ini mengangkat tema “Navigating Our Future Together” dan dipandang sebagai momentum penting bagi para pemimpin Asia Tenggara untuk menyelaraskan langkah menghadapi dinamika geopolitik global yang kian kompleks. 

Salah satu isu krusial yang akan dibahas adalah dampak konflik Iran–Amerika Serikat terhadap stabilitas kawasan, terutama dalam aspek ekonomi, ketahanan energi, dan keamanan regional.

TerkaitTRT Indonesia - Negara-negara ASEAN perketat penghematan energi di tengah gejolak Timur Tengah

“Presiden RI diundang hadir untuk mengikuti sejumlah agenda utama di KTT ini, termasuk ASEAN Plenary dan Retreat Session. Dan fokus utama KTT adalah untuk merespons dampak konflik di Iran-Amerika Serikat, ketahanan energi dan pangan di Asia Tenggara,” ujar Yvonne.

Menurutnya, Indonesia akan mendorong penguatan solidaritas dan sinergi antarnegara anggota ASEAN guna menghadapi tekanan global yang meningkat. 

Pemerintah menilai stabilitas kawasan harus tetap dijaga melalui kerja sama strategis agar Asia Tenggara tidak terdampak lebih dalam oleh rivalitas geopolitik maupun eskalasi konflik internasional.

Selain pertemuan tingkat kepala negara, rangkaian KTT juga diawali dengan sejumlah forum tingkat menteri pada 7 Mei 2026. 

Pertemuan tersebut mencakup ASEAN Foreign Ministers Meeting, ASEAN Political Security Community Council Meeting, ASEAN Community Council Meeting, serta ASEAN Joint Foreign and Economic Ministers Meeting yang menjadi ajang koordinasi awal sebelum pembahasan utama di tingkat pemimpin berlangsung.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi