PERANG GAZA
2 menit membaca
Israel cegat Flotila Global Sumud, aktivis laporkan gangguan komunikasi
Angkatan Laut Israel menyita iring-iringan kapal (flotila) di dekat Pulau Kreta, ratusan kilometer dari garis pantainya, saat kapal-kapal perang mulai mendekat dan memutus jalur komunikasi.
Israel cegat Flotila Global Sumud, aktivis laporkan gangguan komunikasi
Kapal-kapal milik Global Sumud Flotilla di Pulau Sisilia. (Foto: DOKUMENTASI) / AA

Aktivis di atas Flotila Global Sumud yang menuju Gaza melaporkan bahwa kapal mereka didekati oleh kapal fregat dan kapal perang saat sinyal komunikasi mereka mulai dikacaukan.

Pesawat nirawak (drone) juga dilaporkan terbang di atas konvoi tersebut pada Rabu malam.

Sementara itu, sumber militer Israel mengatakan kepada lembaga penyiaran publik Israel, KAN, bahwa pihak tentara telah mulai mengambil alih kendali atas flotila tersebut.

Sumber tersebut menambahkan bahwa Israel memutuskan untuk mencegat flotila tersebut di area dekat Pulau Kreta, yang berjarak ratusan kilometer dari daratan mereka.

Iring-iringan kapal ini, yang berangkat dari beberapa negara termasuk Türkiye, Spanyol, dan Italia, melibatkan lebih dari 100 kapal dengan membawa sekitar 1.000 peserta.

Konvoi ini merupakan pelayaran kedua bagi Global Freedom Flotilla setelah upaya sebelumnya pada September 2025 berakhir dengan serangan Israel terhadap kapal-kapal tersebut pada Oktober tahun yang sama saat berlayar di perairan internasional, serta penahanan ratusan aktivis internasional sebelum akhirnya dideportasi.

Pelayaran terbaru ini melibatkan perwakilan dari organisasi masyarakat sipil, aktivis, dan relawan dari berbagai negara dengan tujuan utama menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina di Gaza.

Flotila Global Sumud dibentuk untuk menembus blokade Israel di Gaza dan mengirimkan bantuan kemanusiaan.

Koalisi ini didirikan pada tahun 2025 oleh perwakilan LSM, aktivis, dan relawan dari berbagai mancanegara.

Israel telah memberlakukan blokade terhadap Gaza sejak tahun 2007, yang mengakibatkan sekitar 1,5 juta dari total 2,4 juta warga Palestina kehilangan tempat tinggal setelah rumah-rumah mereka hancur selama perang.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Partai politik baru Israel janjikan perubahan, tetapi kekerasan pada Palestina tetap berlanjut
OKI desak Dewan Keamanan PBB wujudkan gencatan senjata Gaza jadi 'perdamaian yang adil dan abadi'
Menlu AS: Ada 'tanda-tanda menjanjikan' Hamas akan demiliterisasi dan melucuti senjata
Patung Yesus yang hancur, Israel, dan penghinaan terhadap akuntabilitas
Microsoft hapus penunjukan Israel dan perbarui peta untuk Tepi Barat yang diduduki
Bagaimana para peneliti membangun kasus yang tak terbantahkan tentang penyiksaan seksual oleh Israel terhadap tahanan Palestina
Türkiye, tujuh negara mengecam Israel atas pelanggaran di Al-Aqsa, dan perluasan permukiman ilegal
Pemukim ilegal Israel serang petani Palestina di Tepi Barat yang diduduki
Israel membunuh lima termasuk anak-anak dalam serangan terhadap Masjid di Beit Lahia
Kemlu kecam pemasangan spanduk provokatif Israel di reruntuhan RS Indonesia Gaza
Uni Eropa terpecah soal menghentikan perjanjian dengan Israel: siapa di pihak mana?
Israel pampang bendera dan spanduk provokatif di RS Indonesia Gaza yang sudah hancur total
Berikut 4 hal yang perlu diketahui soal mandeknya rencana perdamaian Gaza
Rekonstruksi Gaza diperkirakan akan menelan biaya lebih dari $71 miliar: laporan UE-PBB
Rasa bersalah: Beberapa tentara Israel mengaku ketidaknyamanan moral setelah melakukan genosida
Indonesia kembali kirim 500 ton bantuan kemanusiaan ke Gaza
Utusan Iran di PBB sebut blokade Amerika sebagai ‘tindakan agresi’
Enam bulan setelah gencatan senjata, serangan Israel terus berlanjut
Menteri sayap kanan Israel kecam kanselir Jerman soal peringatan aneksasi ilegal Tepi Barat
Gaza hadapi kekurangan tepung parah, pasokan jauh di bawah kebutuhan