PERANG GAZA
2 menit membaca
Indonesia, Türkiye dan negara muslim kecam serangan Israel di Gaza, desak patuhi hukum internasional
Delapan negara tersebut mendesak kepatuhan kepada hukum humaniter internasional dengan menyoroti perlindungan terhadap warga sipil dan fasilitas kesehatan.
Indonesia, Türkiye dan negara muslim kecam serangan Israel di Gaza, desak patuhi hukum internasional
Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dalam Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem di Amman, Yordania, Rabu (5/8).

Delapan negara yang tergabung dalam blok negara Arab dan Islam secara kolektif mengecam keras serangan Israel yang terus berlangsung di Jalur Gaza, khususnya yang menyasar fasilitas kesehatan dan infrastruktur sipil. 

Kecaman tersebut disampaikan dalam pernyataan bersama para menteri luar negeri dari Türkiye, Indonesia, Mesir, Qatar, Yordania, Pakistan, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, pada Kamis.

Dalam pernyataan itu, para menlu menilai serangan terhadap rumah sakit, fasilitas medis, serta wilayah sipil yang menimbulkan korban jiwa, terutama perempuan dan anak-anak, merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional. 

Mereka menyebut tindakan tersebut sebagai “pelanggaran nyata” atas kewajiban Israel sekaligus ancaman terhadap upaya global untuk mengakhiri konflik di Gaza.

Kecaman ini muncul di tengah upaya internasional mendorong implementasi tahapan lanjutan dari rencana perdamaian Gaza. Para menteri memperingatkan bahwa eskalasi serangan dapat menggagalkan proses politik yang sedang berjalan, memicu gelombang kekerasan baru, serta memperdalam krisis kemanusiaan yang sudah memburuk di wilayah tersebut.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia, negara Muslim gelar pertemuan di Yordania perkuat dukungan bagi Yerusalem dan Palestina

Perlindungan sipil dan fasilitas kesehatan

Selain itu, mereka menegaskan bahwa perlindungan terhadap warga sipil dan fasilitas kesehatan bukan hanya tuntutan moral, tetapi kewajiban hukum internasional. Para menlu juga mendesak agar bantuan kemanusiaan, pasokan medis, dan bantuan darurat dapat disalurkan secara aman dan tanpa hambatan ke seluruh wilayah Gaza.

Pernyataan bersama tersebut juga mengaitkan situasi di Gaza dengan perkembangan di wilayah Palestina lainnya, termasuk meningkatnya serangan pemukim di Tepi Barat, ekspansi permukiman ilegal, serta langkah sepihak yang mengubah status quo di Yerusalem Timur.

“Praktik-praktik ini merupakan kebijakan sistematis yang bertujuan memaksakan realitas baru melalui kekerasan, merusak fondasi solusi dua negara, dan melanggar hukum internasional serta resolusi PBB yang relevan,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Para menteri turut menolak tegas segala bentuk aneksasi wilayah Palestina yang diduduki maupun upaya pengusiran paksa terhadap rakyat Palestina. 

Mereka menekankan bahwa perdamaian yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui solusi dua negara berdasarkan perbatasan 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.

Lebih lanjut, mereka mendesak masyarakat internasional, khususnya Dewan Keamanan PBB, untuk mengambil langkah konkret guna memastikan kepatuhan Israel terhadap hukum internasional, termasuk dengan meminta pertanggungjawaban atas pelanggaran berat. 

Upaya tersebut dinilai krusial untuk melindungi warga sipil sekaligus membuka jalan menuju gencatan senjata permanen di Gaza.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia kecam serangan Israel di Gaza, desak penghentian operasi militer
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Türkiye, Indonesia, 6 negara lainnya tolak rencana permukiman ilegal E1 Israel di wilayah Palestina
Türkiye mencari pemberitahuan merah Interpol terhadap Netanyahu atas serangan terhadap konvoi Gaza
Israel tandai tahanan Palestina dengan nomor, mengingatkan kenangan akan kamp Nazi
Indonesia dan 7 negara kecam penolakan Israel atas peta jalan damai Gaza
Paus Leo desak Israel akhiri kekerasan terhadap Palestina di Tepi Barat yang diduduki
Ketua MPR RI serukan penghentian konflik Timur Tengah dan tegaskan dukungan untuk Palestina
Indonesia kecam penolakan Israel atas peta jalan pemulihan Gaza, desak implementasi Resolusi PBB
Baznas RI dan Yordania perkuat bantuan kesehatan bagi warga Palestina
Indonesia, negara Muslim gelar pertemuan di Yordania perkuat dukungan bagi Yerusalem dan Palestina
Indonesia kecam serangan Israel di Gaza, desak penghentian operasi militer
Indonesia kecam eskalasi kekerasan di Tepi Barat, desak dialog diplomasi
Relawan Indonesia laporkan Netanyahu ke Kejagung atas dugaan kejahatan kemanusiaan armada Gaza
Gembala-gembala Palestina kehilangan tanah seiring pemukiman Israel meluas
Penduduk Israel ilegal menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, meneriakkan slogan-slogan provokatif
AS luncurkan serangan baru terhadap Iran saat Trump mengatakan kesepakatan masih 'mungkin' tercapai
Palestina desak PBB bertindak terkait penahanan Direktur RS Gaza Dr Hussam Abu Safiya
Israel teken kesepakatan US$2,3 miliar untuk perluas permukiman ilegal di Tepi Barat
Israel kembali membunuh 8 warga Palestina di Gaza, termasuk anak berusia 9 tahun bernama Tala
Juru bicara Hamas Hazem Qassem dilaporkan selamat dari upaya pembunuhan oleh Israel
Apa yang akan terjadi selanjutnya saat Hamas menyerahkan administrasi Gaza ke panel yang didukung PBB?