PERANG GAZA
2 menit membaca
Indonesia kecam penolakan Israel atas peta jalan pemulihan Gaza, desak implementasi Resolusi PBB
Indonesia kembali menggarisbawahi bahwa rencana komprehensif itu tidak hanya bertujuan menghentikan perang, tetapi juga menciptakan stabilitas jangka panjang, baik bagi Palestina maupun kawasan sekitarnya.
Indonesia kecam penolakan Israel atas peta jalan pemulihan Gaza, desak implementasi Resolusi PBB
“Kami menolak setiap penolakan yang dapat menggagalkan upaya kolektif tersebut,” ujarnya. Foto: Kemlu RI.

Indonesia menyampaikan kecaman keras terhadap keputusan Israel yang menolak peta jalan 15 poin terkait pemulihan Jalur Gaza, seraya menilai langkah tersebut berpotensi menghambat upaya kolektif internasional untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di wilayah tersebut.

Dalam taklimat media di Jakarta, Kamis (13/8), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl A. Mulachela menegaskan bahwa peta jalan tersebut merupakan hasil konsensus berbagai pihak di komunitas global untuk memulihkan kondisi kehidupan warga Palestina di Gaza pascakonflik. 

“Kami menolak setiap penolakan yang dapat menggagalkan upaya kolektif tersebut,” ujarnya.

Menurut Nabyl, rencana komprehensif itu tidak hanya bertujuan menghentikan perang, tetapi juga menciptakan stabilitas jangka panjang, baik bagi Palestina maupun kawasan sekitarnya. Ia menambahkan bahwa inisiatif tersebut telah memperoleh legitimasi internasional melalui Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 yang disahkan pada November 2025.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia, Türkiye dan negara muslim kecam serangan Israel di Gaza, desak patuhi hukum internasional

Pernyataan Indonesia muncul setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara terbuka menolak dokumen 15 poin yang disusun Dewan Perdamaian (Board of Peace) dan didukung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Netanyahu menegaskan bahwa pasukan Israel tidak akan ditarik dari Gaza sebelum Hamas dilucuti sepenuhnya.

Apa kata Hamas?

Di sisi lain, Hamas justru menyatakan komitmennya terhadap implementasi peta jalan tersebut. 

Dalam pernyataannya, kelompok tersebut menyebut akan “terlibat secara bertanggung jawab” dalam pelaksanaan rencana dan menyusun jadwal konkret untuk tahap berikutnya. Hamas juga menilai proses tersebut penting untuk membuka jalan bagi rekonstruksi Gaza serta pengoperasian Komite Nasional Administrasi Gaza (NCAG).

Sejak dimulainya operasi militer Israel pada Oktober 2023, korban jiwa di Gaza dilaporkan telah melampaui 73.000 orang, dengan lebih dari 174.000 lainnya mengalami luka-luka. Meski gencatan senjata tahap pertama diberlakukan pada 10 Oktober 2025 sebagai bagian dari rencana perdamaian yang diusulkan Washington, serangan dilaporkan masih terus berlangsung.

Data otoritas kesehatan Gaza mencatat sedikitnya 1.258 orang tewas dan lebih dari 4.000 lainnya terluka sejak gencatan senjata diberlakukan, mencerminkan rapuhnya situasi keamanan di wilayah tersebut.

Indonesia kembali menekankan pentingnya seluruh pihak mematuhi komitmen internasional yang telah disepakati, termasuk pelaksanaan penuh peta jalan pemulihan Gaza sebagai dasar menuju perdamaian yang berkelanjutan.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia kecam serangan Israel di Gaza, desak penghentian operasi militer
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Indonesia kecam eskalasi kekerasan di Tepi Barat, desak dialog diplomasi
Relawan Indonesia laporkan Netanyahu ke Kejagung atas dugaan kejahatan kemanusiaan armada Gaza
Gembala-gembala Palestina kehilangan tanah seiring pemukiman Israel meluas
Penduduk Israel ilegal menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, meneriakkan slogan-slogan provokatif
AS luncurkan serangan baru terhadap Iran saat Trump mengatakan kesepakatan masih 'mungkin' tercapai
Palestina desak PBB bertindak terkait penahanan Direktur RS Gaza Dr Hussam Abu Safiya
Israel teken kesepakatan US$2,3 miliar untuk perluas permukiman ilegal di Tepi Barat
Israel kembali membunuh 8 warga Palestina di Gaza, termasuk anak berusia 9 tahun bernama Tala
Juru bicara Hamas Hazem Qassem dilaporkan selamat dari upaya pembunuhan oleh Israel
Apa yang akan terjadi selanjutnya saat Hamas menyerahkan administrasi Gaza ke panel yang didukung PBB?
5 hal yang perlu diketahui tentang pembubaran pemerintah Gaza
Tiga anak termasuk dalam 10 warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Gaza
Bagaimana sebuah kasus pengadilan dapat menghentikan aliran dana negara bagian AS ke kas perang Israel
Israel menghancurkan pendidikan di Gaza, dan dengan demikian, masa depan anak-anak
Hamas tuduh Israel ciptakan 'kekosongan administrasi' di Gaza
Bayi Palestina meninggal setelah ambulans terhambat di pos pemeriksaan Israel
Israel setujui 13 permukiman ilegal, Palestina memperingatkan isolasi Yerusalem Timur yang diduduki
Bagaimana hegemoni hidro Israel telah menyebabkan kekurangan air dan krisis kemanusiaan di Gaza
Israel ajukan RUU yang melarang Azan menggunakan pengeras suara
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar tewas di Gaza akibat serangan Israel