PERANG GAZA
2 menit membaca
Türkiye, Indonesia, 6 negara lainnya tolak rencana permukiman ilegal E1 Israel di wilayah Palestina
Menteri Luar Negeri menyebut rencana E1 'eskalasi berbahaya,' memperingatkan bahwa hal itu mengancam kelangsungan negara Palestina yang independen dan bersambung.
Türkiye, Indonesia, 6 negara lainnya tolak rencana permukiman ilegal E1 Israel di wilayah Palestina
Rencana E1 berupaya menghubungkan permukiman ilegal Ma’ale Adumim dengan Yerusalem Timur yang diduduki melalui pembangunan oleh Israel. / Arsip AA

Türkiye dan tujuh negara lainnya mengecam kebijakan pemukiman Israel yang terus berlanjut di wilayah Palestina yang diduduki dan menolak rencana pemukiman E1 di sebelah timur Yerusalem Timur yang diduduki.

Dalam pernyataan bersama pada hari Jumat, menteri luar negeri Türkiye, Indonesia, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab “dengan tegas” mengecam kebijakan pemukiman “ilegal” yang terus dilakukan Israel dan secara kategoris menolak rencana E1 serta kegiatan pemukiman terkait.

Mereka juga mengecam kekerasan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina dan properti mereka, mengatakan tindakan semacam itu melanggar hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan serta menjadi ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan regional maupun internasional.

Para menteri memperingatkan bahwa rencana E1 merupakan “eskalasi berbahaya” yang mendorong perluasan pemukiman dan aneksasi sambil merusak keterpaduan geografis Wilayah Palestina yang Diduduki, khususnya antara Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Menantang upaya untuk mencapai perdamaian

Pernyataan itu menyatakan rencana tersebut mengancam kelangsungan negara Palestina yang merdeka dan terhubung secara geografis berdasarkan garis-garis 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.

Para menteri mengatakan tindakan semacam itu secara langsung menentang upaya internasional untuk mencapai perdamaian, termasuk Rencana Komprehensif Presiden AS Donald Trump yang menolak aneksasi dan pemindahan paksa.

Mereka menegaskan kembali bahwa solusi dua negara, sesuai hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan, tetap 'satu-satunya jalan yang layak' menuju perdamaian yang adil, komprehensif, dan langgeng.

Para menteri menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah akuntabilitas, termasuk tindakan internasional yang tepat dan sanksi terhadap entitas serta individu yang bertanggung jawab atas kegiatan pemukiman ilegal, serta terhadap pihak-pihak yang mendukung, memfasilitasi, atau melaksanakan kebijakan perluasan pemukiman dan aneksasi.

‘Langkah-langkah mendesak dan efektif’

Mereka juga menyerukan diakhirinya dukungan atau pembiayaan yang berkontribusi pada pendirian, perluasan, atau pengukuhan pemukiman ilegal.

Para menteri mendesak tindakan segera untuk menghentikan rencana E1, mencabut langkah-langkah yang diambil terkait dengannya, serta menghentikan kegiatan pemukiman dan langkah-langkah lain yang bertujuan mengubah karakter geografis dan demografis Wilayah Palestina yang Diduduki.

Mereka menyeru Dewan Keamanan PBB, negara-negara, dan aktor internasional lainnya untuk mengambil 'langkah-langkah mendesak dan efektif' guna menghentikan perluasan pemukiman ilegal, melindungi warga Palestina, dan menjamin hak-hak mereka, termasuk hak menentukan nasib sendiri dan hak atas negara merdeka.

Rencana E1 berupaya menghubungkan pemukiman ilegal Ma’ale Adumim dengan Yerusalem Timur yang diduduki melalui pembangunan Israel di tanah Palestina dan mencakup sekitar 3.400 unit pemukiman.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Ketua MPR RI serukan penghentian konflik Timur Tengah dan tegaskan dukungan untuk Palestina
Indonesia kecam penolakan Israel atas peta jalan pemulihan Gaza, desak implementasi Resolusi PBB
Baznas RI dan Yordania perkuat bantuan kesehatan bagi warga Palestina
Indonesia, Türkiye dan negara muslim kecam serangan Israel di Gaza, desak patuhi hukum internasional
Indonesia, negara Muslim gelar pertemuan di Yordania perkuat dukungan bagi Yerusalem dan Palestina
Indonesia kecam serangan Israel di Gaza, desak penghentian operasi militer
Indonesia kecam eskalasi kekerasan di Tepi Barat, desak dialog diplomasi
Relawan Indonesia laporkan Netanyahu ke Kejagung atas dugaan kejahatan kemanusiaan armada Gaza
Gembala-gembala Palestina kehilangan tanah seiring pemukiman Israel meluas
Penduduk Israel ilegal menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa, meneriakkan slogan-slogan provokatif
AS luncurkan serangan baru terhadap Iran saat Trump mengatakan kesepakatan masih 'mungkin' tercapai
Palestina desak PBB bertindak terkait penahanan Direktur RS Gaza Dr Hussam Abu Safiya
Israel teken kesepakatan US$2,3 miliar untuk perluas permukiman ilegal di Tepi Barat
Israel kembali membunuh 8 warga Palestina di Gaza, termasuk anak berusia 9 tahun bernama Tala
Juru bicara Hamas Hazem Qassem dilaporkan selamat dari upaya pembunuhan oleh Israel
Apa yang akan terjadi selanjutnya saat Hamas menyerahkan administrasi Gaza ke panel yang didukung PBB?
5 hal yang perlu diketahui tentang pembubaran pemerintah Gaza
Tiga anak termasuk dalam 10 warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Gaza
Bagaimana sebuah kasus pengadilan dapat menghentikan aliran dana negara bagian AS ke kas perang Israel
Israel menghancurkan pendidikan di Gaza, dan dengan demikian, masa depan anak-anak