KONFLIK ISRAEL-IRAN
2 menit membaca
Iran klaim serang 18 fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menyerang sejumlah pangkalan utama Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain sebagai respons atas serangan AS di Iran.
Iran klaim serang 18 fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain
Militer Iran menyerang 18 instalasi AS dan bersumpah akan terus bertempur. (Foto: ARSIP) / Reuters

Iran mengumumkan bahwa 18 target militer utama milik Amerika Serikat di Kuwait dan Bahrain telah menjadi sasaran serangan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut target tersebut mencakup Pangkalan Ali Al Salem dan Ahmad Al Jaber di Kuwait, serta Pangkalan Sheikh Isa di Bahrain.

Secara terpisah, militer Iran mengatakan pihaknya juga menyerang sistem pertahanan Patriot dan fasilitas komunikasi milik Armada Kelima Angkatan Laut AS yang berbasis di Bahrain.

Militer Iran menambahkan bahwa sejumlah drone bunuh diri telah diluncurkan menuju Armada Kelima AS sebagai respons atas apa yang mereka sebut sebagai serangan Amerika terhadap wilayah selatan Iran.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangan AS ke Iran bagian selatan dan serangan balasan Iran yang menargetkan berbagai aset militer Amerika di kawasan.

Serangan presisi di Iran

Eskalasi terbaru terjadi setelah Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan baru terhadap sejumlah target di Iran. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyebut operasi tersebut sebagai respons atas “agresi yang terus berlanjut dan tidak beralasan” dari Iran.

Tak lama setelah pengumuman itu, kantor berita pemerintah Mehr News Agency melaporkan adanya ledakan baru di Bandar Abbas dan Sirik, serta ledakan lain di dekat Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan.

Serangan-serangan tersebut menutup satu hari yang diwarnai aktivitas militer intens di kawasan. Sebelumnya pada Rabu, Mehr News Agency melaporkan ledakan di luar Kota Fars dipicu oleh aktivasi sistem pertahanan udara.

Aktivitas pertahanan udara juga terdengar di langit Teheran bagian barat, sementara ledakan lainnya dilaporkan terjadi dari kejauhan di sekitar Pulau Kish.

SUMBER:TRT World & Agencies