DUNIA
2 menit membaca
Prabowo terima direktur Rosatom, Rusia tawarkan skema komprehensif nuklir damai ke Indonesia
Direktur Jenderal Rosatom Likhachev mengatakan kerjasama yang ditawarkan tidak hanya menyangkut teknologi, tetapi juga pembentukan industri baru, peningkatan kompetensi tenaga ahli nasional, serta penguatan kedaulatan teknologi Indonesia.
Prabowo terima direktur Rosatom, Rusia tawarkan skema komprehensif nuklir damai ke Indonesia
Presiden Prabowo Subianto dengan Direktur Jenderal Rosatom, Alexey Likhachev, di Jakarta pada 12 Mei. (Foto: Kedubes Rusia)

Pemerintah Indonesia mulai menjajaki peluang kerjasama nuklir sipil dengan Rusia, menyusul pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Direktur Jenderal Rosatom, Alexey Likhachev, di Jakarta pada 12 Mei. 

Pembicaraan tersebut menandai penguatan dialog bilateral di sektor energi strategis, khususnya pemanfaatan nuklir untuk tujuan damai.

Dalam keterangan resmi Rosatom dan Kedutaan Besar Rusia, kedua pihak membahas berbagai bidang potensial kerja sama, mulai dari pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), pengembangan infrastruktur pendukung, hingga pelatihan sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi nuklir di luar sektor energi.

Likhachev menekankan bahwa Moskow melihat Indonesia sebagai mitra jangka panjang dalam pengembangan energi nuklir. “Bagi kami, sangat penting bahwa dialog antara Rusia dan Indonesia di bidang nuklir berkembang dalam suasana saling percaya dan saling menghormati,” ujarnya. 

Ia menambahkan, kerja sama tersebut tidak hanya menyangkut teknologi, tetapi juga pembentukan industri baru, peningkatan kompetensi tenaga ahli nasional, serta penguatan kedaulatan teknologi Indonesia.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Rusia perkuat kemitraan strategis di sektor perdagangan, energi dan pertanian

Reaktor nuklir terapung

Sebagai bagian dari tawaran, Rosatom menyodorkan pendekatan menyeluruh untuk program nuklir nasional Indonesia. 

Skema itu mencakup pembangunan PLTN berskala besar, pengembangan reaktor modular kecil (SMR), hingga pembangkit listrik tenaga nuklir terapung yang dinilai cocok untuk negara kepulauan.

Menurut Likhachev, opsi reaktor terapung dapat menjadi solusi awal yang realistis bagi Indonesia, mengingat garis pantai yang panjang dan banyaknya wilayah terpencil. Teknologi ini memungkinkan penyediaan listrik di daerah yang sulit dijangkau tanpa harus membangun infrastruktur besar di daratan.

Ia juga menyoroti kesiapan awal Indonesia, yang telah memiliki reaktor riset dan kapasitas di bidang kedokteran nuklir, serta sumber daya manusia yang sebagian telah menempuh pendidikan di Rusia.

Dari sisi perencanaan, Indonesia menargetkan kapasitas nuklir sekitar 500 megawatt pada awal 2030-an, meningkat menjadi 7–8 gigawatt pada 2040-an, dan mencapai hingga 35–37 gigawatt pada 2060-an. 

Untuk mencapai target tersebut, Likhachev menyebut pembangunan reaktor berkapasitas besar—sekitar 1.000 hingga 1.200 megawatt—akan menjadi kebutuhan penting.

“Kami tahu cara membangunnya dalam berbagai kondisi iklim dan sistem regulasi,” katanya, seraya menegaskan kesiapan Rosatom untuk mendukung dari tahap konstruksi hingga pemeliharaan, termasuk mendorong tingkat lokalisasi teknologi di Indonesia.

Selain aspek teknologi, pembahasan juga menyinggung integrasi energi nuklir ke dalam sistem kelistrikan nasional, dengan mempertimbangkan tantangan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan.

Rosatom sendiri merupakan salah satu pemain utama industri nuklir global, dengan puluhan proyek berjalan baik di dalam negeri Rusia maupun di luar negeri, termasuk di Türkiye, Bangladesh, Mesir, Hungaria, India, dan China. 

Perusahaan ini dikenal menawarkan model kerjasama terpadu, dari pembangunan hingga pengoperasian fasilitas nuklir.

TerkaitTRT Indonesia - Redam dampak perang, Rusia sepakat pasok 150 juta barel minyak ke Indonesia
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Bandara Soekarno-Hatta perketat skrining kedatangan internasional usai peringatan Hantavirus
Indonesia rotasi 742 prajurit untuk misi UNIFIL di Lebanon, agresi Israel terus berlanjut
Mantan tentara Serbia Bosnia dipenjara 15 tahun atas pembunuhan warga Muslim saat perang
Penumpang terakhir dievakuasi dari kapal pesiar yang dilanda wabah hantavirus
Senator AS usulkan amandemen konstitusi untuk akhiri kewarganegaraan otomatis bagi kelahiran di AS
Bintang muda Barcelona Lamine Yamal kibarkan bendera Palestina saat parade juara La Liga
Gereja-gereja yang hancur, salib-salib, dan pola berulang dalam ofensif Israel di Lebanon
Boikot Israel di Eurovision: Spanyol, Irlandia, dan Slovenia hentikan siaran kompetisi
Trump akan memimpin 17 CEO AS, termasuk Musk dan Cook, dalam kunjungan ke China di tengah perang Iran
Blokade Selat Hormuz mengancam ketahanan pangan bagi 45 juta orang: PBB
Kapal pesiar di pusat kekhawatiran hantavirus menuju Belanda saat evakuasi berakhir
Warga negara AS di atas kapal pesiar yang terkena hantavirus tes positif
Serangan Israel di selatan Lebanon tewaskan 4 orang, lukai 8 orang di tengah pelanggaran gencatan senjata
Setidaknya 21 orang tewas dalam serangan pemberontak ADF di Republik Demokratik Kongo
Kasus baru hantavirus muncul, pemerintah karantina penumpang kapal pesiar
Kemenkes pastikan WNA kontak erat Hantavirus di Indonesia negatif
Pemimpin ASEAN sepakati penguatan kerja sama maritim, tegaskan komitmen pada UNCLOS
Indonesia tegaskan komitmen perlindungan pekerja migran di forum PBB
Wamenperin dorong penguatan kerja sama industri strategis Indonesia–Rusia
Polri perketat penanganan 321 WNA dalam kasus jaringan judi online internasional