BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Kemendag dan Brasil bahas PTA Indonesia-Mercosur untuk perluas pasar ekspor
PTA tersebut dapat menjadi langkah penting untuk memperkuat hubungan dagang Indonesia dan Brasil di tengah belum optimalnya pembahasan CEPA. Kerja sama ini membuka pasar ekspor Indonesia dan akses Brasil ke Asia Tenggara.
Kemendag dan Brasil bahas PTA Indonesia-Mercosur untuk perluas pasar ekspor
Mendag Budi Santoso bertemu Menteri Perdagangan Brasil Márcio Fernando Elias Rosa pada Jumat (7/8) di Jaipur, India. / Dok. Kemendag RI

Indonesia dan Brasil membahas pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) Indonesia-Mercosur sebagai langkah awal untuk mempererat hubungan perdagangan dan membuka akses pasar yang lebih luas antara Asia Tenggara dan Amerika Latin.

Menteri Perdagangan Budi Santoso membahas usulan tersebut dengan Menteri Pembangunan, Industri, Perdagangan, dan Jasa Brasil Márcio Fernando Elias Rosa di sela-sela pertemuan BRICS Trade Ministers’ Meeting di Jaipur, India, pada Jumat (7/8).

Budi berharap Brasil dapat membantu membangun kesepahaman di antara negara anggota Mercosur agar pembahasan PTA Indonesia-Mercosur dapat bergerak maju.

Usulan PTA muncul setelah pembahasan mengenai Indonesia-Mercosur Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) belum menunjukkan perkembangan. Perbedaan pandangan di antara anggota Mercosur mengenai bentuk kerja sama perdagangan dengan Indonesia menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses negosiasi.

Mercosur merupakan blok perdagangan Amerika Selatan yang terdiri dari Brasil, Argentina, Paraguay, Uruguay, dan Bolivia.

Menurut Budi, hubungan perdagangan yang lebih erat dengan Brasil dapat menjadi pintu masuk bagi produk Indonesia ke pasar Amerika Latin. Sebaliknya, Indonesia dapat menjadi akses bagi produk Brasil untuk menjangkau pasar Asia.

“Kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Brasil memberikan manfaat bagi kedua negara sekaligus membuka akses yang lebih luas ke kawasan masing-masing,” katanya.

Perkuat perdagangan bilateral

Márcio Fernando Elias Rosa menyambut baik usulan Indonesia dan menyatakan terbuka untuk pembahasan lanjutan mengenai kerja sama Indonesia-Mercosur. Pemerintah Brasil akan mempelajari proposal tersebut.

Nilai perdagangan kedua negara mencapai $3,53 miliar pada Januari-Juni 2026, dengan ekspor Indonesia sebesar $1,17 miliar. Sepanjang 2025, perdagangan bilateral tercatat $7 miliar, sementara ekspor Indonesia ke Brasil mencapai $2,21 miliar.

Produk utama Indonesia yang dikirim ke Brasil meliputi lemak dan minyak hewani maupun nabati, kendaraan dan komponennya, mesin serta peralatan listrik, produk karet, dan bahan bakar mineral.

Sementara itu, Brasil memasok Indonesia dengan residu industri pangan, gula dan produk kembang gula, kapas, tembakau, serta bijih logam, terak, dan abu.

PTA tersebut dinilai dapat menjadi jalur penting untuk memperkuat hubungan dagang kedua negara sembari pembahasan CEPA yang lebih luas masih menghadapi hambatan. Bagi Indonesia, kerja sama ini juga dapat membantu diversifikasi pasar ekspor, sementara pelaku usaha Brasil berpeluang memperluas jangkauan ke kawasan Asia Tenggara.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Brasil bangun kemitraan strategis baru senilai Rp83 triliun


SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Pemerintah tunda penerapan pajak e-commerce hingga November 2026
China luncurkan dua satelit AI, Lampung-1 perkuat kerja sama antariksa dengan Indonesia
Indonesia batasi lima juta akun anak di platform digital melalui PP Tunas
CoreWeave ekspansi ke Indonesia, bangun pusat data AI pertama di kawasan Asia-Pasifik
Pemerintah siapkan stimulus kendaraan listrik, dorong insentif motor listrik dan pembebasan PPN
IHSG memimpin penguatan di Asia Tenggara, nilai tukar rupiah tertekan penguatan dolar
OJK tegaskan komitmen reformasi pasar modal di hadapan investor global
Ekspor Indonesia naik 4,13 persen, lonjakan nikel perkuat industri pengolahan
Perdagangan defisit $450 juta, tekanan eksternal masih membayangi ekonomi Indonesia
Indonesia dan Maroko tingkatkan hubungan ekonomi, nilai perdagangan melonjak tajam
BPDP Kemenkeu sebut 80 persen ekspor sawit Indonesia kini didominasi produk hilir
IHSG naik ke level 6.216, pasar soroti dampak putusan MK terkait MBG
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama perdagangan kayu legal dan kelestarian hutan
INA duduki posisi kedua Asia pada GSR 2026, dorong kepercayaan investor global ke Indonesia
Investor China lirik Banten untuk pusat data dan teknologi, Pemprov jamin infrastruktur
Indonesia simpan potensi energi terbarukan 3.687 GW, pemerintah dorong percepatan transisi bersih
Pemerintah perketat impor gula rafinasi demi lindungi petani lokal dan kejar swasembada
Krakatau Steel dan SAIL India gandeng investasi $350 juta untuk pabrik baja nikel di Indonesia
Indonesia–Korea Business Forum 2026 perkuat investasi industri strategis
Danantara catat devisa DSI tembus $12 miliar di tengah reformasi tata kelola ekspor SDA