BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Taiwan incar pasar Indonesia untuk teknologi tinggi, terutama sektor semikonduktor dan AI
Taiwan dan Indonesia mulai menjajaki hubungan dagang dan kemitraan teknologi tinggi yang mencakup transfer teknologi dan pengetahuan, tidak terbatas pada teknologi proyek ini juga mencakup sektor pertanian.
Taiwan incar pasar Indonesia untuk teknologi tinggi, terutama sektor semikonduktor dan AI
"Sekarang adalah waktu yang tepat untuk memperkuat hubungan..." kata Huang, Sekjen ICDF. /Foto: Reuters

Taiwan menyebut Indonesia menjadi salah satu negara strategis untuk memperkuat pengembangan sektor teknologi tinggi, terutama di bidang kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor. 

Taiwan melihat kedua sektor tersebut sebagai ruang utama untuk memperluas kerja sama ekonomi dan teknologi dengan Jakarta di bawah rangka New Southbound Policy (NSP).

Sekretaris Jenderal International Cooperation and Development Fund (ICDF) Taiwan, Yu-Lin Huang, menegaskan bahwa momentum kerjasama teknologi antara kedua pihak saat ini semakin terbuka lebar, didorong oleh pertumbuhan infrastruktur digital di Indonesia.

“Ketika berbicara tentang kerja sama teknologi, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memperkuatnya. Kami perlu meningkatkan hubungan ini melalui kerja sama teknologi,” ujar Huang dalam pertemuan dengan delegasi media di Taipei, Sabtu (22/8), sebagaimana dikutip oleh Antara.

TerkaitTRT Indonesia - Taiwan membuka fasilitas cloud besar yang baru, mempercepat rencana 'AI sovereign' pulau tersebut

Huang menyoroti bahwa Indonesia telah memiliki sejumlah pusat data berbasis AI yang dinilai mampu menjadi fondasi penting bagi pengembangan ekosistem teknologi masa depan. Selain itu, kehadiran investasi perusahaan-perusahaan Taiwan di Indonesia dipandang membuka ruang lebih luas untuk integrasi industri dan transfer pengetahuan.

“Indonesia secara umum berada pada posisi yang sangat baik untuk mengembangkan industri teknologi tinggi lebih lanjut, dan saya berharap hubungan kita dapat diperkuat untuk memfasilitasi kerjasama teknologi di masa depan,” tambahnya.

Di luar sektor digital, ICDF Taiwan memperluas kerja sama pertanian dengan Indonesia melalui proyek di Sulawesi Selatan dan Jawa Barat. Proyek pertanian termasuk proyek benih jagung dan proyek inkubasi agribisnis dan pemasaran. 

Program yang berlangsung hingga akhir 2028 ini difokuskan pada peningkatan teknologi produksi, manajemen rantai pasok, serta perluasan akses petani ke pasar produk olahan pangan.

Menurut keterangan, target nilai penjualan pelaku agribisnis yang terlibat dapat meningkat hingga 75 persen.

TerkaitTRT Indonesia - Taiwan kecam rencana latihan militer China-Indonesia di tengah ketegangan regional
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi