DUNIA
2 menit membaca
Iran menyangkal mengirim delegasi ke Pakistan untuk pembicaraan dengan AS
Para mediator telah meminta pejabat Iran untuk menghadiri pembicaraan, menyerukan mereka untuk mengirimkan delegasi.
Iran menyangkal mengirim delegasi ke Pakistan untuk pembicaraan dengan AS
Para mediator telah meminta pejabat Iran untuk menghadiri perundingan tersebut. / AP

Belum ada delegasi Iran yang bepergian ke Pakistan sejauh ini untuk mengadakan putaran pembicaraan lainnya dengan AS, lapor penyiar milik negara Iran IRIB.

“Sejauh ini, tidak ada delegasi Iran yang bepergian ke Islamabad, Pakistan, baik delegasi utama maupun delegasi tambahan, primer, atau sekunder,” penyiar itu mengatakan pada hari Selasa.

IRIB menambahkan bahwa beberapa laporan media yang menyebut bahwa delegasi Iran akan melakukan perjalanan ke Pakistan atau bahwa pembicaraan dijadwalkan pada Senin malam atau Selasa pagi "tidak benar".

Laporan itu juga mengutip pernyataan pejabat Iran dari Minggu malam, yang menunjukkan bahwa "keikutsertaan lanjutan dalam pembicaraan bergantung pada perubahan perilaku pihak Amerika" dan bahwa Teheran menolak negosiasi "di bawah bayang-bayang ancaman".

Pakistan menjadi tuan rumah pembicaraan antara AS dan Iran pada 11–12 April setelah menengahi gencatan senjata 14 hari pada 8 April, yang dijadwalkan berakhir pada hari Rabu.

Upaya untuk putaran negosiasi lain di Islamabad sedang berlangsung, meskipun ketidakpastian masih ada.

Sebelumnya, sumber Pakistan mengatakan pejabat Iran diperkirakan akan tiba di Islamabad pada hari Selasa.

Gedung Putih mengatakan Wakil Presiden JD Vance siap terbang kembali ke Pakistan, tetapi Teheran mempertahankan ketidakpastian tentang partisipasinya, menuduh Amerika Serikat melanggar gencatan senjata yang hampir kadaluwarsa melalui blokade pelabuhan Iran dan penyitaan sebuah kapal.

Vance diperkirakan akan berangkat menuju Islamabad pada Selasa pagi untuk melakukan pembicaraan.

AS juga menuduh Teheran melanggar gencatan senjata dengan mengganggu kapal-kapal di Selat Hormuz, jalur transit untuk seperlima minyak dunia yang hampir sepenuhnya ditutup oleh Iran sebagai pembalasan atas perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.

Gedung Putih menghabiskan hari Senin menunggu sinyal dari Teheran bahwa mereka akan mengirim tim negosiasinya ke Islamabad.

Para penengah telah meminta pejabat Iran untuk menghadiri pembicaraan, mendesak mereka mengirimkan delegasi.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa "sangat tidak mungkin" ia akan memperpanjang gencatan senjata dan bahwa blokade laut akan tetap diberlakukan sampai tercapai kesepakatan untuk mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari secara permanen.

SUMBER:TRT World & Agencies