DUNIA
2 menit membaca
KJRI Karachi fasilitasi pemulangan 3 ABK WNI korban insiden kapal di Laut Arab
Konsulat Karachi mengimbau seluruh warga negara Indonesia, terutama yang bekerja di sektor maritim, untuk segera menghubungi perwakilan Indonesia terdekat jika terjadi masalah atau keadaan darurat saat sedang bertugas.
KJRI Karachi fasilitasi pemulangan 3 ABK WNI korban insiden kapal di Laut Arab
KJRI Karachi melakukan langkah proaktif dengan memberikan bantuan intensif kepada para anak buah kapal. / Dok. KJRI Karachi
2 jam yang lalu

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Karachi memfasilitasi pemulangan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban insiden kapal MV Gold Autumn di Laut Arab pada Selasa (7/4).

Dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri RI, Konsul Jenderal RI di Karachi, Mudzakir, secara langsung melepas keberangkatan ketiga WNI tersebut pada Sabtu (18/4), setelah mereka menjalani proses pendampingan selama berada di Karachi.

Sebagai bagian dari upaya perlindungan, KJRI Karachi melakukan langkah proaktif dengan memberikan bantuan intensif kepada para anak buah kapal (ABK), termasuk memfasilitasi penerbitan paspor pengganti, surat keterangan kehilangan, serta pengurusan dokumen penting lainnya yang dibutuhkan untuk proses repatriasi.

KJRI Karachi menjalin koordinasi erat dengan berbagai pihak terkait, baik di Pakistan maupun di Indonesia, termasuk agen kapal. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran administrasi serta terpenuhinya hak-hak para ABK sesuai ketentuan yang berlaku.

Perlindungan pekerja maritim

KJRI Karachi menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Direktorat Pelindungan WNI di Kementerian Luar Negeri RI serta pihak terkait lainnya untuk memantau proses pemulangan hingga para WNI tiba dengan selamat, sekaligus memastikan tindak lanjut pemenuhan hak-hak mereka.

Ketiga WNI tersebut juga menyampaikan apresiasi atas dukungan otoritas Pakistan, serta respons cepat dan fasilitasi yang diberikan oleh KJRI Karachi selama proses penanganan.

Sebagai langkah antisipatif, KJRI Karachi mengimbau seluruh WNI, khususnya yang bekerja di sektor pelayaran, untuk menyimpan salinan digital dokumen penting, mencatat nomor kontak darurat, serta segera menghubungi perwakilan RI terdekat apabila menghadapi situasi darurat saat bertugas.

TerkaitTRT Indonesia - Kapal tunda UEA tenggelam di Selat Hormuz, tiga ABK WNI masih hilang


SUMBER:TRT Indonesia