BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Indonesia bidik $1 miliar dari penerbitan Panda Bond perdana di China minggu ini
“Ini pasar yang baru, meskipun minat kemungkinan tinggi, kami membatasinya di US$1 miliar. Jika diperlukan, kami bisa menerbitkan lebih besar,” Kata Menkeu Purbaya.
Indonesia bidik $1 miliar dari penerbitan Panda Bond perdana di China minggu ini
Mata uang China (RMB). Foto: Reuters

Indonesia bersiap memasuki pasar obligasi domestik China dengan menerbitkan panda bond perdana pada 23 Juli, dalam langkah yang mencerminkan upaya diversifikasi sumber pembiayaan negara sekaligus memperdalam hubungan keuangan dengan Beijing.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah menargetkan penghimpunan dana sekitar US$1 miliar melalui instrumen berdenominasi yuan tersebut. Bank of China ditunjuk sebagai penjamin emisi utama sekaligus bookrunner utama dalam transaksi ini, yang dijadwalkan memasuki tahap penawaran pada hari yang sama.

Menurut dokumen mandat yang ditinjau media, sejumlah institusi keuangan besar turut dilibatkan sebagai joint lead underwriters dan bookrunners, termasuk CICC, CITIC Securities, DBS Bank China, dan ICBC. Pelaksanaan transaksi tetap bergantung pada kondisi pasar.

TerkaitTRT Indonesia - Purbaya ke China untuk promosikan Panda Bond kepada investor

Purbaya menyebut penerbitan ini sebagai langkah awal menjajaki pasar baru. 

“Ini pasar yang baru, meskipun minat kemungkinan tinggi, kami membatasinya di US$1 miliar. Jika diperlukan, kami bisa menerbitkan lebih besar,” ujarnya kepada wartawan.

Obligasi ini akan terdiri dari dua tenor, yakni tranche tiga tahun senilai 5 miliar yuan (sekitar US$739 juta) dan tranche lima tahun sebesar 2 miliar yuan (sekitar US$296 juta). Proses bookbuilding dijadwalkan berlangsung pada 23 Juli, dengan penyelesaian transaksi pada 30 Juli.

Dari sisi peringkat, lembaga pemeringkat China Lianhe memberikan rating AAA dengan prospek stabil untuk penerbitan ini—peringkat tertinggi di pasar domestik China. Secara global, Indonesia saat ini memiliki peringkat “Baa2” dari Moody’s serta “BBB” dari S&P Global dan Fitch.

Panda bond merupakan obligasi berdenominasi yuan yang diterbitkan oleh entitas asing di pasar keuangan daratan China, dan semakin dilirik negara berkembang sebagai alternatif pembiayaan di tengah volatilitas pasar global.

SUMBER:Reuters