INDONESIA
2 menit membaca
Menkeu resmikan Pasar Rakyat UMi 2026, salurkan Rp65 triliun bagi UMKM
Pasar Rakyat UMi 2026 menghadirkan sekitar 200 pelaku UMKM binaan PIP yang memasarkan berbagai produk unggulan. Kegiatan tersebut juga menyediakan paket sembako murah, layanan Kementerian Keuangan, Samsat, dan pajak daerah.
Menkeu resmikan Pasar Rakyat UMi 2026, salurkan Rp65 triliun bagi UMKM
Pasar Rakyat UMi 2026 menghadirkan sekitar 200 pelaku UMKM binaan PIP yang memasarkan berbagai produk unggulan. / Kemenkeu RI

Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan bagi pelaku usaha mikro. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meresmikan Pasar Rakyat UMi 2026 di Alun-Alun Kidul Yogyakarta, pada Kamis (16/7), serta menegaskan komitmen pemerintah memperluas akses permodalan bagi usaha mikro dan ultra mikro.

Dalam sambutannya, Purbaya mengungkapkan bahwa melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP), pemerintah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sebelumnya belum memiliki akses ke layanan perbankan sejak 2017 hingga Juni 2026.

Menurutnya, dukungan pembiayaan menjadi faktor penting bagi keberlangsungan usaha mikro yang memiliki peran besar dalam perekonomian nasional.

"Lebih dari 67 persen UMKM merupakan usaha mikro yang menyumbang lebih dari 60 persen produk domestik bruto (PDB) dan menyerap hampir 117 juta tenaga kerja," ujar Purbaya.

Meski demikian, ia menilai kelompok usaha mikro masih menjadi sektor yang paling rentan terhadap gejolak ekonomi. Untuk meringankan beban pelaku usaha, pemerintah menurunkan suku bunga pembiayaan ultra mikro melalui PIP dari 22,5 persen menjadi 8 persen.

Pasar Rakyat UMi 2026 menghadirkan sekitar 200 pelaku UMKM binaan PIP yang memasarkan berbagai produk unggulan. Kegiatan tersebut juga menyediakan paket sembako murah, layanan Kementerian Keuangan, Samsat, pajak daerah, serta berbagai kegiatan hiburan bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Purbaya turut memperkenalkan program Bekalista, inisiatif pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas melalui elektrifikasi becak. Sebanyak 80 pengemudi becak menjadi penerima manfaat program tersebut, dengan dukungan ekosistem berupa 12 stasiun pengisian daya, satu bengkel keliling, delapan baterai cadangan, dan bengkel induk di SMK Negeri 3 Yogyakarta yang seluruh pembangunannya melibatkan tenaga kerja lokal.

TerkaitTRT Indonesia - Harga plastik naik imbas konflik Timur Tengah, pemerintah siapkan strategi lindungi UMKM
SUMBER:TRT Indonesia