DUNIA
2 menit membaca
Menlu Sugiono akan pimpin delegasi dan wakili Prabowo di Sidang Umum PBB ke-81
Ketidakhadiran Prabowo merupakan keputusan strategis untuk memprioritaskan agenda dalam negeri, menurut Kemlu.
Menlu Sugiono akan pimpin delegasi dan wakili Prabowo di Sidang Umum PBB ke-81
“Presiden akan fokus pada urusan domestik," kata Kemlu.

Menteri Luar Negeri Sugiono resmi ditunjuk sebagai ketua delegasi Indonesia dalam Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, usai pemerintah memastikan Presiden Prabowo Subianto tidak akan datang langsung menghadiri debat umum yang dijadwalkan berlangsung pada 22–26 September dan berlanjut pada 28 September.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Yvonne Mewengkang mengatakan Sugiono akan mengikuti rangkaian agenda tingkat tinggi pekan depan, termasuk Sesi Debat Umum dan berbagai pertemuan penting. 

“Menteri Luar Negeri Sugiono akan menghadiri rangkaian pertemuan tingkat tinggi pada Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York,” ujarnya dalam taklimat media di Jakarta, Kamis.

Ketidakhadiran Prabowo, menurut Kemlu, merupakan keputusan strategis untuk memprioritaskan agenda dalam negeri. “Presiden akan fokus pada urusan domestik, sehingga Menlu ditugaskan mewakili Indonesia,” kata Yvonne.

Selama forum berlangsung, Sugiono dijadwalkan menghadiri sedikitnya 22 pertemuan, mencakup forum multilateral seperti Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan MIKTA, serta sejumlah pertemuan bilateral.

Dalam forum tersebut, Indonesia akan menekankan penguatan ketahanan nasional dan kawasan sebagai fondasi ketahanan global. Selain itu, Jakarta akan kembali menyuarakan komitmen terhadap perdamaian dunia, termasuk dukungan bagi kemerdekaan Palestina, serta memperkuat peran sebagai jembatan bagi kepentingan negara berkembang.

Kemlu juga menegaskan partisipasi Indonesia akan membawa pesan penguatan multikulturalisme dan inklusivitas, sekaligus dimanfaatkan untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030, antara lain melalui kegiatan diplomatik di sela-sela sidang.

Sidang ke-81 Majelis Umum PBB telah dibuka pada 8 September di New York dengan tema “Memulihkan kepercayaan, mengelola transformasi: PBB yang memberikan hasil bagi semua”.

TerkaitTRT Indonesia - Kemlu siapkan opsi kehadiran Prabowo di UNGA, konfirmasi agenda pidato segera
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Sejumlah artis dan figur terkenal hadapi sanksi industri hiburan karena dukung Palestina
Pendidikan di bawah ancaman, ratusan juta anak terdampak konflik
Jerman dorong perluasan kerja sama ekonomi dengan Indonesia melalui IEU-CEPA
Kemenlu bidik kerja sama mineral kritis dengan Amerika Latin demi rantai pasok global
China sambut usulan Presiden Prabowo terkait kolaborasi rantai pasok negara anggota BRICS
Pertamina akan jajaki investasi migas di Guyana dan Suriname, perluas akses energi nasional
Indonesia kerahkan KRI Rumah Sakit untuk misi kemanusiaan ke 4 negara Pasifik Selatan
BRICS perkuat peran Global South di tengah geopolitik dunia
Indonesia dan India perkuat peran global lewat kemitraan BRICS
Palestina dan negara mitra BRICS dorong langkah tegas hentikan agresi Israel
Presiden Prabowo pertegas peran strategis Indonesia di KTT BRICS New Delhi
Puluhan korban masih dicari usai kapal feri tenggelam di Laut Jawa
Indonesia dorong penguatan nelayan kecil di forum FAO di Roma
Indonesia serukan diplomasi dan politik inklusif di tengah konflik Yaman
Indonesia-AS gelar uji tembak rudal gabungan, bagian dari Super Garuda Shield 2026
Kemlu siapkan opsi kehadiran Prabowo di UNGA, konfirmasi agenda pidato segera
DPR dorong penguatan kerja sama bilateral Indonesia-Portugal di berbagai sektor
Indonesia-AS perkuat kerja sama AI dan tata kelola perlindungan anak
Penurunan lalu lintas LNG melalui Selat Hormuz lebih tajam daripada minyak
Indonesia bakal operasikan kapal induk Garibaldi dari Italia untuk penanganan bencana