DUNIA
2 menit membaca
Kemlu siapkan opsi kehadiran Prabowo di UNGA, konfirmasi agenda pidato segera
“Untuk kepastian tingkat kehadiran, akan kami sampaikan dalam waktu dekat,” kata Kemlu.
Kemlu siapkan opsi kehadiran Prabowo di UNGA, konfirmasi agenda pidato segera
Presiden Prabowo saat menyampaikan pidato di SMU PBB tahun lalu. /BPMI Setpren

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengatakan kemungkinan partisipasi Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum PBB (UNGA) di New York bulan ini, dengan sejumlah opsi tengah disiapkan sambil memfinalisasi pesan yang akan dibawa ke forum global tersebut.

Juru Bicara Kemlu Vahd Nabyl A. Mulachela pada Kamis (10/9) menyatakan bahwa pembahasan tidak hanya menyangkut kehadiran, tetapi juga isi substansi yang akan disampaikan Indonesia.  

“Persiapan substansi terus kami dalami, bersamaan dengan penyusunan berbagai skenario,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah telah melakukan sejumlah latihan dan simulasi guna memastikan kesiapan materi. Meski demikian, keputusan terkait apakah kepala negara akan hadir langsung belum ditetapkan. 

“Untuk kepastian tingkat kehadiran, akan kami sampaikan dalam waktu dekat,” kata Nabyl.

Terkait agenda yang akan diangkat, Indonesia disebut akan menyesuaikan dengan tema besar UNGA sekaligus mempertimbangkan dinamika internasional sepanjang setahun terakhir. Forum tahunan ini, menurutnya, menjadi ajang evaluasi perkembangan global sekaligus menyampaikan respons atas isu-isu terkini. 

“Perkembangan dan capaian selama setahun terakhir itu yang akan menjadi sorotan,” ujarnya.

Sidang ke-81 UNGA telah dibuka pada Selasa di New York, dengan Menteri Luar Negeri Bangladesh Khalilur Rahman terpilih sebagai presiden sidang, menggantikan Annalena Baerbock dari Jerman. 

Tahun ini, tema yang diusung adalah “Restoring trust, managing transformation: A United Nations that delivers for all,” (Memulihkan kepercayaan, mengelola transformasi: PBB yang memberikan hasil bagi semua) sementara Debat Umum dijadwalkan berlangsung pada 22–26 dan 28 September.

TerkaitTRT Indonesia - Trump memuji pidato Prabowo di PBB sebagai tegas dan berani
SUMBER:TRT Indonesia & Agensi