IKLIM
2 menit membaca
BMKG peringatkan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada awal November
BMKG juga menetapkan status waspada untuk curah hujan tinggi pada dasarian pertama November. Akumulasi hujan diperkirakan mencapai 150–200 milimeter di sejumlah wilayah.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada awal November
Pada periode 4–6 November, BMKG memperkirakan hujan lebat terjadi di 24 kabupaten dan dua kota di Jawa Tengah. / Reuters

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Jawa Tengah sepanjang 1–10 November 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Tengah Goeroeh Tjiptanto mengatakan potensi hujan lebat diperkirakan meluas ke puluhan kabupaten dan kota, meskipun waktu kejadiannya berbeda di setiap wilayah.

Berdasarkan prakiraan cuaca dasarian pertama November, pada 1–3 November hujan lebat berpotensi melanda 29 kabupaten dan empat kota. Wilayah tersebut meliputi Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Semarang, Temanggung, Kendal, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, dan Brebes.

Potensi serupa juga mencakup Kota Magelang, Surakarta, Salatiga, dan Semarang. Untuk periode 4–6 November, BMKG memperkirakan hujan lebat terjadi di 24 kabupaten dan dua kota.

Sementara itu, pada 7–10 November, potensi hujan lebat diperkirakan terkonsentrasi di 13 kabupaten, yakni Cilacap, Banyumas, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Grobogan, Blora, Rembang, Sragen, Pati, Kudus, Jepara, dan Demak.

TerkaitTRT Indonesia - BMKG perkirakan musim hujan di Indonesia mundur ke awal November akibat El Nino

Waspada curah hujan tinggi

Selain peringatan hujan lebat, BMKG juga menetapkan status waspada untuk curah hujan tinggi pada dasarian pertama November. Akumulasi hujan diperkirakan mencapai 150–200 milimeter di sejumlah wilayah.

Goeroeh menjelaskan belum ada wilayah di Jawa Tengah yang masuk kategori siaga dengan perkiraan curah hujan 200–300 milimeter per dasarian maupun kategori awas dengan curah hujan di atas 300 milimeter.

BMKG juga belum mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis di provinsi tersebut. Meski demikian, hasil pemantauan hingga dasarian ketiga Oktober 2026 menunjukkan seluruh 54 zona musim atau 100 persen wilayah zona musim di Jawa Tengah masih mengalami musim kemarau.

Dari sisi iklim regional, indeks Indian Ocean Dipole (IOD) pada dasarian kedua Oktober tercatat sebesar 0,765, yang menunjukkan fase positif. Kondisi ini diperkirakan berlanjut hingga akhir 2026.

Sementara itu, anomali suhu permukaan laut di kawasan Nino 3.4 tercatat sebesar 3,05. Angka tersebut mengindikasikan fenomena El Nino sangat kuat yang diperkirakan masih berlangsung hingga awal 2027.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat menyiapkan langkah mitigasi untuk mengurangi dampak cuaca ekstrem, terutama banjir, longsor, serta pohon tumbang.

TerkaitTRT Indonesia - Siklon Tropis Champi menguat, BMKG peringatkan potensi gelombang tinggi di wilayah Indonesia timur
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Siklon Tropis Champi menguat, BMKG peringatkan potensi gelombang tinggi di wilayah Indonesia timur
Kabut asap pekat selimuti Palangka Raya, kasus ISPA di Indonesia tembus 283 ribu
Banjir terjang empat kecamatan di Langkat, satu warga tewas dan ribuan mengungsi
Polusi udara memburuk akibat kabut asap Indonesia, Malaysia tutup sekolah di lima negara bagian
Kabut asap pekat lumpuhkan penerbangan di Riau dan picu udara tidak sehat di Malaysia
Imbas kabut asap Indonesia, Singapura jadi kota paling berpolusi di dunia
Gempa magnitudo 5,2 guncang Lombok Barat, BMKG sebut akibat deformasi batuan
Walhi dan Greenpeace ingatkan Indonesia tetap waspada karhutla meski titik panas turun
Kabut asap karhutla Indonesia selimuti Malaysia dan Singapura, kualitas udara di level tidak sehat
Polusi PM2.5 tinggi, kualitas udara Jakarta terburuk keempat di dunia
Ahli: Indonesia punya peluang besar di COP31 Antalya, Türkiye
Air Waduk Karian surut, Desa Somang yang terendam kembali terlihat
Hujan turun, warga Pontianak bernapas lega lepas dari kabut asap karhutla
Musim kemarau picu kekeringan, warga dan lahan pertanian di Bekasi terdampak
Gunung Semeru erupsi enam kali, kolom abu capai 900 meter
AQI Jakarta capai 159, kebakaran hutan Indonesia perburuk kualitas udara di Asia Tenggara
BMKG perkirakan musim hujan di Indonesia mundur ke awal November akibat El Nino
Banjir bandang terjang Solok, satu orang dilaporkan hilang
Karhutla Indonesia berpotensi berlanjut hingga awal November – Kemenhut
BNPB siapkan 3 ton garam untuk operasi modifikasi cuaca atasi karhutla dan kabut asap di Kaltim