KONFLIK ISRAEL-IRAN
2 menit membaca
Ben Gvir tolak penghentian penghancuran rumah di Lebanon selatan
Menteri Keamanan Nasional Israel menyerukan agar negaranya tetap mempertahankan kendali atas wilayah di Lebanon menyusul pernyataan Wakil Presiden AS JD Vance.
Ben Gvir tolak penghentian penghancuran rumah di Lebanon selatan
Asap membubung setelah serangan Israel di pinggiran selatan Beirut. (Foto: Arsip Reuters) / Reuters

Israel tidak dapat menghentikan penghancuran rumah-rumah di Lebanon selatan, kata Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir, menyusul pernyataan Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance yang menyebut rancangan kesepakatan dengan Iran mencakup Lebanon.

"Israel tidak dapat menghentikan penghancuran rumah-rumah di Lebanon selatan. Kami sama sekali tidak bisa berhenti, itu saja," kata Ben-Gvir pada Rabu dalam pernyataan yang disiarkan saluran parlemen Israel, Knesset.

"Kami tidak dapat mengizinkan warga Lebanon selatan kembali. Kami harus terus mengendalikan wilayah tersebut meskipun kami berbeda pendapat dengan Trump. Kami adalah negara yang merdeka," tambahnya.

Dalam pernyataannya pada Rabu dini hari, Vance menggambarkan kesepakatan dengan Iran sebagai "perdamaian regional" dan mengatakan bahwa kesepakatan itu akan mencakup negara-negara Teluk, Israel, serta Lebanon.

"Gagasan dasarnya adalah bahwa ini merupakan kesepakatan perdamaian regional yang sesungguhnya," ujarnya.

TerkaitTRT Indonesia - Apakah Trump dan Netanyahu semakin menjauh dalam isu Timur Tengah?

Operasi militer akan terus berlanjut

Ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel terus meningkat meskipun terdapat kesepahaman terbaru antara Washington dan Teheran yang bertujuan mengakhiri konflik militer keduanya, yang meletus setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.

Para pejabat Iran berulang kali menyatakan bahwa penghentian serangan Israel di berbagai front kawasan, khususnya di Lebanon, merupakan salah satu tujuan utama nota kesepahaman yang diperkirakan akan ditandatangani Teheran dan Washington pada Jumat.

Namun, para pejabat Israel mengindikasikan bahwa operasi militer di Lebanon akan tetap berlanjut meskipun kesepakatan tersebut tercapai, sehingga memunculkan keraguan mengenai prospek meredanya ketegangan di front Lebanon.

Israel telah melancarkan ofensif di Lebanon sejak 2 Maret yang menyebabkan ribuan orang tewas dan terluka serta memaksa lebih dari satu juta warga mengungsi, berdasarkan data resmi terbaru.

Israel menduduki sejumlah wilayah di Lebanon selatan, sebagian telah dikuasai selama beberapa dekade dan sebagian lainnya sejak perang sebelumnya pada 2023 hingga 2024. Dalam ofensif yang sedang berlangsung, pasukan Israel telah bergerak lebih dari 10 kilometer ke dalam wilayah Lebanon.

TerkaitTRT Indonesia - Mengapa AS dan Iran tak bisa membiarkan kesepakatan damai gagal
SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Menlu Arab Saudi dan Oman bahas keamanan Selat Hormuz di tengah ketegangan baru Iran-AS
Iran luncurkan rudal ke kapal dagang di Selat Hormuz
Oman dan Iran bahas navigasi Selat Hormuz, Muscat pastikan bebas biaya transit
Bagaimana kesepakatan AS-Iran akan memengaruhi masa depan politik Netanyahu?
Individu hanyalah gejalanya, penyakit sesungguhnya adalah Israel
Kapal Iran melintasi blokade laut AS di Teluk Oman tanpa insiden
Selat Hormuz dibuka tanpa tarif berdasarkan kesepakatan damai Iran, kata AS
Mengapa AS dan Iran tak bisa membiarkan kesepakatan damai gagal
Indonesia masih membuka peluang jadi mediator konflik AS-Iran
IRGC Iran nyatakan Selat Hormuz ditutup bagi seluruh kapal
Iran klaim serang 18 fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain
Iran sebut rudal siap diluncurkan, ancaman Israel ke Beirut picu kekhawatiran gencatan senjata
Ledakan mengguncang Pulau Qeshm Iran, Kuwait cegat gelombang serangan rudal
Trump murka kepada Netanyahu dalam percakapan telepon terkait eskalasi di Lebanon
Trump dan Netanyahu berselisih soal masa depan perang Iran dalam percakapan telepon - laporan
Vance mengatakan bom nuklir Iran bisa menjadi 'domino pertama' dalam perlombaan senjata atom global
Kepala badan nuklir PBB peringatkan risiko radiasi serius usai serangan drone di fasilitas UEA
Inflasi AS sentuh level tertinggi dalam tiga tahun, perang Iran dan blokade Hormuz jadi pemicu
Pentagon sebut perang AS melawan Iran telah menelan biaya 29 miliar dolar AS
Korea Selatan akan ikut pertemuan keamanan Selat Hormuz usai serangan kapal kargo