Sebuah kebakaran di sebuah restoran yang penuh pengunjung di ibu kota Thailand, Bangkok, telah menewaskan setidaknya 30 orang pada sekitar tengah malam waktu setempat, lapor media lokal dan pejabat.
Kebakaran itu terjadi larut malam Minggu di Rong Beer Na Ladprao, sebuah tempat restoran di kawasan Ladprao di distrik Chatuchak, menurut penyiar publik Thai PBS.
Perdana Menteri Anutin Charnvirakul mengatakan kepada media lokal bahwa 30 jenazah telah dibawa keluar dari lokasi.
"Mayat tak bernyawa. Beberapa dikirim ke rumah sakit, kami sedang memeriksa kondisi mereka," kata Anutin dalam pernyataan yang disiarkan televisi dari lokasi kebakaran.
Perdana menteri mengatakan musisi di bar dan tempat restoran itu menggambarkan "asap dari pemutus sirkuit dekat panggung diikuti mati listrik dan sebuah ledakan".
"Sebagian besar korban berlari ke bagian belakang, ke toilet yang tidak memiliki jalan keluar. Bisa jadi karena kepanikan karena ada api dan asap di restoran," kata Anutin kepada wartawan, menambahkan bahwa "asap segera memenuhi area," mengutip laporan awal dari para penyintas.
Kebakaran "telah berhasil dikendalikan"
Petugas pemadam kebakaran dan penyelamat mengevakuasi beberapa orang dari lokasi, dan yang terluka dibawa ke rumah sakit terdekat.
Tim penyelamat telah mengidentifikasi 17 perempuan dan delapan laki-laki di antara korban, sementara identitas korban tewas lainnya belum dikonfirmasi.
Gubernur Bangkok memastikan bahwa 22 dari 63 orang yang terluka dalam kebakaran pub itu berada dalam kondisi kritis.
Rekaman dari lokasi menunjukkan orang-orang berteriak dan melarikan diri dari gedung saat petugas darurat melakukan operasi penyelamatan.
Kepolisian nasional Thailand mengatakan dalam sebuah unggahan di media sosial sekitar pukul 02.00 Senin (1900 GMT) bahwa kebakaran itu "telah berhasil dikendalikan".





















