Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Ayah Emir Negara Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani.
Dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui media sosial X pada Minggu (12/7), Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan simpati kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, keluarga Al Thani, serta pemerintah dan rakyat Qatar.
"Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Yang Mulia Ayah Emir Negara Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani," demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI.
Kementerian Luar Negeri juga menyatakan bahwa Indonesia menyampaikan simpati yang tulus kepada Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, keluarga Al Thani, serta pemerintah dan masyarakat Qatar di tengah masa duka tersebut.
Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani wafat pada Minggu dalam usia 74 tahun. Kabar duka itu diumumkan oleh Amiri Diwan atau kantor Emir Qatar. Dalam pernyataannya, Amiri Diwan menyebut Sheikh Hamad meninggal dunia pada Minggu pagi.
Sheikh Hamad memimpin Qatar sebagai emir pada periode 1995 hingga 2013. Setelah mengakhiri masa pemerintahannya, ia menyerahkan kepemimpinan kepada putranya, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, yang kini menjabat sebagai Emir Qatar.
Selama memimpin, Sheikh Hamad dikenal sebagai tokoh yang berperan penting dalam transformasi Qatar menjadi negara modern. Meski tidak lagi menjabat, ia tetap memiliki pengaruh besar dan dihormati oleh masyarakat Qatar.
Sebagai penghormatan, pemerintah Qatar menetapkan masa berkabung nasional selama empat hari yang dimulai pada Minggu. Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung di Kota Lusail setelah salat Magrib sesuai tradisi Islam.
Kantor Emir Qatar juga menyampaikan bahwa Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani akan menerima ucapan belasungkawa dari para kepala negara, anggota keluarga kerajaan, dan masyarakat pada 13 hingga 15 Juli.


























