DUNIA
2 menit membaca
Pengebom bunuh diri menargetkan kereta api Pakistan, menewaskan dan melukai lebih dari 100 orang
Pasukan keamanan Pakistan merespons ledakan mematikan dekat jalur kereta api di Quetta saat rumah sakit menangani sejumlah besar korban luka.
Pengebom bunuh diri menargetkan kereta api Pakistan, menewaskan dan melukai lebih dari 100 orang
Para pejabat Pakistan mengecam serangan tersebut dan bersumpah untuk memerangi terorisme. / AP

Korban tewas akibat dugaan bom bunuh diri yang menargetkan sebuah kereta di barat daya Pakistan pada Minggu naik menjadi 28 setelah lima orang terluka meninggal dunia di rumah sakit setempat, kata pihak kepolisian dan sumber kesehatan kepada Anadolu.

Jumlah yang terluka juga melonjak menjadi 90, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.

Menurut sumber, pelaku bom bunuh diri yang diyakini bertindak sendirian menabrakkan sebuah kendaraan yang penuh bahan peledak ke kereta yang juga membawa personel militer di Quetta, ibu kota provinsi Balochistan.

Ledakan terjadi di sepanjang rel kereta saat kereta menuju kawasan kantonmen kota.

Pejabat mengatakan ledakan cukup kuat sehingga dapat terdengar beberapa mil jauhnya.

BLA mengklaim bertanggung jawab

Korban termasuk warga sipil, sejumlah rumah di dekat jalur kereta dan beberapa kendaraan mengalami kerusakan parah.

Kelompok ilegal Tentara Pembebasan Balochistan (BLA) mengklaim bertanggung jawab dalam pernyataan kepada media lokal, mengatakan seorang pelaku bunuh diri menargetkan personel militer.

Tembakan hebat juga dilaporkan menyusul ledakan, sementara pihak berwenang menyatakan keadaan darurat di beberapa rumah sakit di Quetta.

Sebelumnya, Babar Yousafzai, asisten khusus untuk departemen urusan dalam provinsi, mengatakan pasukan keamanan dan tim penyelamat telah mencapai lokasi saat polisi bekerja untuk menentukan sifat ledakan.

Balochistan, wilayah kaya mineral dan jalur utama bagi Koridor Ekonomi China-Pakistan bernilai miliaran dolar, sejak lama menghadapi kekerasan teroris yang terkait dengan kelompok separatis.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengecam serangan itu, mengatakan "Tindakan teror pengecut semacam itu tidak dapat melemahkan tekad rakyat Pakistan." "Kami tetap teguh dalam tekad untuk memberantas terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya," tulisnya di X.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Trump: Pembicaraan Iran 'konstruktif', namun blokade tetap berlaku hingga kesepakatan tercapai
WNI peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 alami trauma usai ditahan militer Israel
Jemaah haji lansia asal Indonesia yang hilang di Makkah ditemukan meninggal dunia
Iran pindahkan markas latihan Piala Dunia ke Meksiko usai kendala visa di AS
Kasus Ebola di Republik Demokratik Kongo tembus 100, wabah terus meluas di tiga provinsi
AS setujui kemungkinan penjualan peralatan sistem rudal Hawk senilai $108,1 juta ke Ukraina
SpaceX menunda uji terbang Starship setelah gangguan teknis sesaat sebelum peluncuran
Moody’s dan S&P soroti risiko kebijakan sentralisasi ekspor komoditas Indonesia
Indonesia dan Azerbaijan perkuat kerja sama pengembangan tenaga kerja
Wasekjen NATO: Perkembangan industri pertahanan Türkiye menunjukkan komitmen terhadap NATO
Pakistan meningkatkan mediasi AS-Iran saat Trump peringatkan situasi bisa menjadi 'menyeramkan'
Setelah pemulihan diplomatik, Bangladesh mengalihkan pelatihan PNS dari India ke Pakistan
Otoritas Hormuz Iran mengklaim kendali atas perairan di selatan pelabuhan UEA
Freeport proyeksikan tambang Grasberg beroperasi penuh pada akhir 2027
Korea Selatan naikkan peringatan perjalanan ke Uganda akibat wabah Ebola
Tiga kapal perang Pakistan bersandar di Jakarta, RI-Pakistan perkuat diplomasi maritim
Pasukan Indonesia ambil bagian dalam latihan militer multinasional PRAGATI di India
Mengapa Kuba tidak merayakan Hari Kemerdekaan pada 20 Mei?
Aston Villa akhiri puasa gelar 30 tahun usai juarai Liga Europa
Rusia-China teken 20 kesepakatan di bidang ekonomi, energi, transportasi, dan kerja sama global