Tiga kapal perang Pakistan merapat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dalam kunjungan yang menandai penguatan hubungan militer antara Indonesia dan Pakistan, khususnya di bidang angkatan laut.
Kehadiran tiga kapal tersebut — Pakistan Navy Ship (PNS) Taimur, kapal selam Hangor, serta PNS Aslat — pada Selasa (19/5) disambut oleh jajaran TNI Angkatan Laut di Dermaga IKT eks-Presiden, Jakarta Utara.
Penyambutan resmi dipimpin oleh Asisten Operasi Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel.
Dalam keterangan tertulisnya, ia menekankan bahwa kunjungan tersebut tidak sekadar persinggahan biasa, melainkan bagian dari diplomasi pertahanan kedua negara.
“Kehadiran tiga kapal perang Pakistan di Jakarta bukan sekadar singgah secara teknis, melainkan simbol kuatnya hubungan bilateral,” ujarnya, seraya berharap kerja sama kedua angkatan laut semakin erat.
Delegasi Angkatan Laut Pakistan yang dipimpin Komandan Skuadron Kapal Perusak ke-18 sekaligus Mission Commander, Komodor Omar Farooq, kemudian melanjutkan agenda ke Markas Kodaeral III.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menggelar pertemuan tertutup guna membahas kerja sama lebih lanjut di sektor maritim.
Selama berada di Jakarta, para awak kapal dijadwalkan mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari kunjungan kehormatan kepada pejabat tinggi TNI AL hingga pertandingan olahraga persahabatan.
Selain itu, Pakistan Navy juga akan menggelar jamuan diplomatik di atas kapal serta membuka akses kunjungan bagi prajurit TNI AL dan masyarakat, sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antaranggota militer sekaligus mempererat kontak budaya kedua negara.










