PERANG GAZA
2 menit membaca
Ben-Gvir unggah video aktivis flotilla yang dipaksa berlutut, Italia panggil dubes Israel
Italia memanggil duta besar Israel terkait perlakuan terhadap aktivis flotilla bantuan Gaza yang disebut PM Giorgia Meloni dan Menlu Antonio Tajani sebagai tindakan “tidak dapat diterima”.
Ben-Gvir unggah video aktivis flotilla yang dipaksa berlutut, Italia panggil dubes Israel
Flotila Sumud Global berlayar dari Marmaris ke Gaza dengan 54 kapal. / Foto: Arsip AA.

Menteri Keamanan Nasional Israel dari kubu sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, mengunggah video yang memperlihatkan para aktivis flotilla menuju Gaza berlutut dengan tangan terikat di belakang punggung dan kepala menunduk ke tanah.

Rekaman yang diunggah di akun X milik Ben-Gvir pada Rabu (20/5) itu diberi keterangan “Welcome to Israel”. Video tersebut menunjukkan puluhan aktivis berada di dek kapal militer dengan lagu kebangsaan Israel diputar keras, sementara Ben-Gvir terlihat mengibarkan bendera Israel.

Sementara itu, Italia memanggil duta besar Israel terkait perlakuan terhadap para aktivis yang terlibat dalam flotilla bantuan menuju Gaza. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dan Menteri Luar Negeri Antonio Tajani menyebut tindakan tersebut sebagai sesuatu yang “tidak dapat diterima”.

“Gambar yang ditampilkan Menteri Israel Ben Gvir tidak dapat diterima. Tidak dapat diterima para demonstran ini, termasuk banyak warga negara Italia, diperlakukan dengan cara yang melanggar martabat kemanusiaan mereka,” kata keduanya dalam pernyataan bersama.

Pemerintah Italia mengatakan pihaknya segera mengambil langkah di tingkat institusional tertinggi untuk memastikan pembebasan warga negara Italia yang terlibat dalam insiden tersebut.

Roma juga menuntut permintaan maaf dari Israel atas perlakuan terhadap para aktivis serta apa yang disebut sebagai pengabaian terhadap permintaan resmi Italia.

“Atas alasan itu, Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional akan segera memanggil duta besar Israel untuk meminta klarifikasi resmi mengenai apa yang terjadi,” lanjut pernyataan tersebut.

Sebelumnya, Global Sumud Flotilla menyatakan Israel telah menyita seluruh kapal dalam konvoi bantuan mereka.

Secara keseluruhan, konvoi tersebut membawa 428 orang dari 44 negara dan berangkat dari distrik Marmaris di Türkiye dalam upaya baru untuk menembus blokade Israel terhadap Gaza yang telah diberlakukan sejak 2007.

Ini bukan kali pertama insiden serupa terjadi terhadap flotilla tersebut.

Pada akhir April lalu, militer Israel menyerang kapal-kapal flotilla di perairan internasional dekat Pulau Kreta, Yunani. Saat itu konvoi membawa 345 peserta dari 39 negara, termasuk warga negara Türkiye.

Israel telah memberlakukan blokade ketat terhadap Gaza sejak 2007 yang membuat sekitar 2,4 juta penduduk wilayah tersebut berada di ambang kelaparan.

TerkaitTRT Indonesia - Israel menyita semua kapal dalam konvoi yang menuju Gaza, PBB menyatakan keprihatinan
SUMBER:TRT World & Agencies