Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah telah mengeluarkan sekitar 75 triliun rupiah untuk program makan gratis hingga 30 April 2026.
Nilai tersebut setara dengan sekitar 4,24 miliar dolar AS, berdasarkan kurs yang digunakan dalam laporan pemerintah, yakni (US$1 = Rp.17,695).
Program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu disebut telah menjangkau sekitar 62 juta penerima manfaat hingga akhir April 2026.
Purbaya menjelaskan pemerintah tahun ini mengalokasikan anggaran sebesar 268 triliun rupiah untuk program tersebut. Angka itu lebih rendah dibanding rencana awal sebesar 335 triliun rupiah, seiring upaya pemerintah memberi ruang efisiensi anggaran.
Sebelumnya, pemerintah juga telah memangkas frekuensi distribusi makan gratis untuk pelajar dari enam hari menjadi lima hari per minggu sebagai bagian dari penghematan belanja negara.
Di sisi fiskal, Indonesia mencatat defisit anggaran sebesar 9,28 miliar dolar AS atau sekitar 0,64 persen dari produk domestik bruto (PDB) hingga April 2026, kata Purbaya.
Program makan gratis menjadi salah satu kebijakan utama pemerintah yang saat ini menyerap porsi besar belanja negara di tengah upaya menjaga disiplin fiskal.






