DUNIA
1 menit membaca
Menhan RI dan Dubes Sudan bahas penguatan kerja sama pertahanan
Kedua negara menargetkan untuk meningkatkan komunikasi serta memperluas peluang kerja sama guna memperkuat hubungan strategis, khususnya di bidang pertahanan dan teknologi militer.
Menhan RI dan Dubes Sudan bahas penguatan kerja sama pertahanan
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Sudan untuk Indonesia H.E. Dr. Yassir Mohamed Ali. / Kemhan RI

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Yassir Mohamed Ali, di kantor Kementerian Pertahanan di Jakarta pada Selasa (21/4). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral yang telah terjalin lama antara kedua negara.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyoroti pentingnya memperkuat kerja sama pertahanan termasuk pengembangan industri pertahanan, pembentukan kerangka kerja sama yang lebih terstruktur, serta rencana peninjauan lapangan untuk memperoleh gambaran kondisi secara menyeluruh.

Selain itu, pembahasan juga mencakup potensi peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pendidikan militer bersama sebagai bagian dari penguatan kerja sama strategis di sektor pertahanan.

Kementerian Pertahanan menilai hubungan Indonesia–Sudan memiliki fondasi historis yang kuat, didukung kesamaan nilai serta semangat kerja sama yang telah terbangun sejak lama. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut mencerminkan hubungan persahabatan yang terus berkembang.

Bagi Indonesia, kekuatan angkatan bersenjata menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas nasional. Peran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dipandang sebagai penopang utama dalam menjaga kedaulatan sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Kedua negara menargetkan untuk meningkatkan komunikasi serta memperluas peluang kerja sama guna memperkuat hubungan strategis, khususnya di bidang pertahanan dan teknologi militer.

SUMBER:TRT Indonesia