Indonesia bersama Malaysia dan Brunei resmi membentuk aliansi industri pupuk kawasan Asia Tenggara yang diberi nama Southeast Asia Fertilizer Association (SEAFA). Inisiatif ini menandai babak baru kerja sama regional di sektor strategis pertanian.
Aliansi ini melibatkan holding BUMN pupuk Indonesia, Pupuk Indonesia, Petronas Chemicals Group Berhad dari Malaysia, serta Brunei Fertilizer Industries.
Pembentukan SEAFA dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya di Timur Tengah, yang turut mengganggu rantai pasok energi dan berdampak pada sektor pertanian, termasuk ketersediaan pupuk.
“Kita harus tetap adaptif untuk memastikan pasokan terjaga dan ketahanan pangan tidak terganggu,” demikian disampaikan dalam keterangan terkait pembentukan aliansi tersebut.
Perkuat pasokan dan kolaborasi kawasan
Pada tahap awal, SEAFA beranggotakan Indonesia, Malaysia, dan Brunei. Dalam struktur organisasi, Pupuk Indonesia ditunjuk sebagai ketua pertama, sementara Petronas Chemicals Group menjadi wakil ketua. Sekretariat aliansi ini akan berbasis di Brunei.
Bagi Indonesia, kehadiran SEAFA membuka peluang untuk memperluas akses teknologi, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperkuat rantai pasok pupuk nasional.
Ke depan, aliansi ini juga akan menjadi platform strategis untuk mendorong kolaborasi industri, termasuk pengembangan teknologi rendah karbon, praktik produksi berkelanjutan, serta digitalisasi rantai pasok.
Selain itu, SEAFA diharapkan dapat mewakili kepentingan kawasan dalam forum global terkait ketahanan pangan dan perubahan iklim.
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menekankan bahwa pupuk memiliki peran vital yang tidak terpisahkan dari isu pangan.
“Pupuk bukan sekadar urusan industri, tetapi berkaitan langsung dengan ketahanan pangan. Karena itu, kolaborasi lintas negara menjadi kunci, tidak ada satu negara pun yang bisa menghadapi tantangan ini sendirian,” ujarnya.
Langkah ini mencerminkan upaya negara-negara Asia Tenggara untuk memperkuat ketahanan pangan secara kolektif di tengah ketidakpastian global yang terus berlangsung.

















