KONFLIK ISRAEL-IRAN
2 menit membaca
Rupiah tertekan hingga Rp18.099 per dolar AS dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah
Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp18.099 per dolar AS akibat meningkatnya ketegangan militer antara Iran dan AS. Lonjakan harga minyak mentah serta kecemasan sinyal hawkish The Fed turut menekan mata uang Garuda.
Rupiah tertekan hingga Rp18.099 per dolar AS dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah
Iran melancarkan serangkaian serangan terhadap target-target AS di seluruh Teluk dan mengatakan tidak akan berkompromi terkait Selat Hormuz.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (29/7) pagi. Sentimen negatif membayangi pasar keuangan domestik menyusul lonjakan harga minyak mentah dunia yang dipicu oleh eskalasi ketegangan militer di kawasan Timur Tengah.

Rupiah merosot 16 poin atau 0,09 persen ke level Rp18.099 per dolar AS, bergerak turun dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp18.083 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah dipengaruhi langsung oleh memanasnya hubungan keamanan antara AS dan Iran yang kembali memicu kekhawatiran geopolitik global.

"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS, dengan harga minyak mentah yang kembali melonjak menyusul berita penyerangan oleh Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah," ujar Lukman di Jakarta, Rabu (29/7).

Dampak Konflik Geopolitik dan Kenaikan Harga Minyak

Eskalasi di kawasan Teluk meningkat setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan sejumlah rudal balistik ke arah fasilitas penempatan pasukan AS. Langkah balasan ini menyusul serangan AS sebelumnya terhadap sasaran strategis Iran.

Konflik bersenjata yang terus meluas tersebut langsung mengerek harga minyak mentah global. Kenaikan harga komoditas energi ini memicu kekhawatiran kembali melonjaknya tingkat inflasi di berbagai negara, khususnya AS.

TerkaitDitembak Houthi, kapal tanker Arab Saudi terbakar di Laut Merah - TRT Indonesia - TRT Indonesia

Antisipasi Sinyal Hawkish The Fed

Selain faktor geopolitik, pelaku pasar saat ini tengah mencermati pengumuman hasil rapat komite pasar bebas Federal Open Market Committee (FOMC). Meskipun Bank Sentral AS (The Fed) diproyeksikan masih menahan suku bunga utamanya, arah kebijakan verbal yang disampaikan berpotensi memberikan tekanan tambahan bagi pasar uang.

"Pasar mengantisipasi nada hawkish dari Kepala The Fed. Ini tentunya akan turut membebani pergerakan rupiah," tambah Lukman.

Sinyal pengetatan tersebut diperkirakan muncul sebagai respons terhadap ancaman inflasi baru dari sektor energi.

Dari dalam negeri, tekanan sentimen domestik juga masih dirasakan pasar menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Mempertimbangkan kombinasi faktor global dan domestik tersebut, nilai tukar rupiah diproyeksikan akan bergerak di rentang Rp18.000 hingga Rp18.100 per dolar AS sepanjang hari ini.

TerkaitTRT Indonesia - Rupiah kembali melemah Kamis pagi, dibayangi tekanan The Fed dan sentimen BI
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Iran luncurkan rudal ke kapal dagang di Selat Hormuz
Oman dan Iran bahas navigasi Selat Hormuz, Muscat pastikan bebas biaya transit
Bagaimana kesepakatan AS-Iran akan memengaruhi masa depan politik Netanyahu?
Individu hanyalah gejalanya, penyakit sesungguhnya adalah Israel
Ben Gvir tolak penghentian penghancuran rumah di Lebanon selatan
Kapal Iran melintasi blokade laut AS di Teluk Oman tanpa insiden
Selat Hormuz dibuka tanpa tarif berdasarkan kesepakatan damai Iran, kata AS
Mengapa AS dan Iran tak bisa membiarkan kesepakatan damai gagal
Indonesia masih membuka peluang jadi mediator konflik AS-Iran
IRGC Iran nyatakan Selat Hormuz ditutup bagi seluruh kapal
Iran klaim serang 18 fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain
Iran sebut rudal siap diluncurkan, ancaman Israel ke Beirut picu kekhawatiran gencatan senjata
Ledakan mengguncang Pulau Qeshm Iran, Kuwait cegat gelombang serangan rudal
Trump murka kepada Netanyahu dalam percakapan telepon terkait eskalasi di Lebanon
Trump dan Netanyahu berselisih soal masa depan perang Iran dalam percakapan telepon - laporan
Vance mengatakan bom nuklir Iran bisa menjadi 'domino pertama' dalam perlombaan senjata atom global
Kepala badan nuklir PBB peringatkan risiko radiasi serius usai serangan drone di fasilitas UEA
Inflasi AS sentuh level tertinggi dalam tiga tahun, perang Iran dan blokade Hormuz jadi pemicu
Pentagon sebut perang AS melawan Iran telah menelan biaya 29 miliar dolar AS
Korea Selatan akan ikut pertemuan keamanan Selat Hormuz usai serangan kapal kargo