DUNIA
2 menit membaca
Menlu: Prabowo dan Putin bahas peluang WNI ikuti program kosmonot Rusia
Indonesia menilai inisiatif ini sejalan dengan kebijakan luar negeri bebas aktif, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi tinggi dan eksplorasi ruang angkasa di tingkat global.
Menlu: Prabowo dan Putin bahas peluang WNI ikuti program kosmonot Rusia
Presiden menyampaikan kemungkinan Indonesia mengirim individu terbaik untuk mengikuti program kosmonaut Rusia. / BPMI Setpres RI

Presiden Prabowo Subianto membuka peluang pengiriman warga negara Indonesia untuk mengikuti program kosmonaut di Rusia, sebagai bagian dari penguatan kerja sama di bidang sains dan teknologi antariksa dengan Rusia.

Rencana ini disampaikan setelah pertemuan Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Moskow, pada Senin (13/4). Dalam kunjungan tersebut, kedua pemimpin membahas berbagai peluang kolaborasi, mulai dari energi, pertanian, hingga pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa sektor antariksa menjadi salah satu fokus pembahasan. “Selain isu lain, turut dibahas kerja sama di bidang sains dan teknologi, termasuk antariksa. Presiden juga menyampaikan kemungkinan Indonesia mengirim individu terbaik untuk mengikuti program kosmonaut Rusia,” ujarnya dalam konferensi pers di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Rabu.

Menurut Sugiono, partisipasi dalam program tersebut dipandang strategis untuk meningkatkan kapasitas teknologi nasional. Ia menekankan bahwa kemampuan mengirim manusia dan peralatan ke orbit merupakan salah satu indikator kemajuan teknologi suatu negara.

Pembahasan antara Jakarta dan Moskow juga mencakup dinamika geopolitik global, termasuk situasi di Timur Tengah yang berdampak pada sektor energi. Selain itu, kedua negara menyoroti kerja sama di bidang energi transisi, seperti biodiesel dan bioetanol, serta kebutuhan pupuk.

Sebelumnya, Prabowo juga mengucapkan peringatan Hari Kosmonautika Rusia pada 12 April, yang memperingati penerbangan manusia pertama ke luar angkasa oleh Yuri Gagarin. Ia menyebut pencapaian tersebut memiliki dampak besar secara global dan memengaruhi masyarakat Indonesia. 

Pemerintah Indonesia menilai inisiatif ini sejalan dengan kebijakan luar negeri bebas aktif, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi tinggi dan eksplorasi ruang angkasa di tingkat global.

TerkaitTRT Indonesia - Putin undang Presiden Prabowo untuk kembali kunjungi Rusia pada Mei dan Juli mendatang



SUMBER:TRT Indonesia