BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Pemerintah siapkan skema insentif EV untuk perkuat industri domestik
Pemerintah mempertimbangkan pemberian insentif sebesar Rp5 juta untuk setiap pembelian sepeda motor listrik. Sementara itu, besaran dukungan bagi mobil listrik masih dalam tahap pembahasan.
Pemerintah siapkan skema insentif EV untuk perkuat industri domestik
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia mencatat penjualan battery electric vehicle mencapai 33.150 unit pada Q1 tahun 2026. / Dok. PLN

Pemerintah Indonesia tengah mengkaji skema baru insentif kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang akan diintegrasikan dengan pengembangan program mobil dan sepeda motor nasional. Kebijakan tersebut disiapkan untuk memperkuat industri kendaraan listrik dalam negeri sekaligus meningkatkan permintaan pasar.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah masih membahas kemungkinan menghubungkan pemberian insentif kepada konsumen dengan target pengembangan manufaktur nasional.

"Kami akan melihat apakah ini terkait dengan program mobil nasional atau program sepeda motor nasional," kata Airlangga di Jakarta, pada Senin (27/7).

Menurut Airlangga, pemerintah sedang mengevaluasi struktur insentif agar mampu mendorong pembelian kendaraan listrik sekaligus memperkuat rantai pasok industri domestik. Ia menambahkan, bentuk akhir kebijakan beserta jadwal pelaksanaannya masih dalam tahap pembahasan.

Rencana tersebut mendukung target yang sebelumnya disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mendorong penjualan tahunan sebanyak 100.000 mobil listrik dan 100.000 sepeda motor listrik.

Pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan tersebut. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan battery electric vehicle (BEV) mencapai 33.150 unit pada kuartal pertama 2026, atau naik 95,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebagai bagian dari skema yang sedang disiapkan, pemerintah mempertimbangkan pemberian insentif sebesar Rp5 juta untuk setiap pembelian sepeda motor listrik. Sementara itu, besaran dukungan bagi mobil listrik masih dalam tahap pembahasan.

Di sisi lain, kendaraan roda dua masih menjadi kontributor terbesar dalam ekosistem kendaraan listrik nasional. Hingga Februari 2026, jumlah sepeda motor listrik yang terdaftar mencapai 236.451 unit, atau sekitar 65 persen dari seluruh kendaraan listrik yang beroperasi di Indonesia.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia tawarkan proyek investasi baterai EV senilai Rp1.975 triliun


SUMBER:TRT Indonesia & Agensi