DUNIA
2 menit membaca
Serangan malam hari menghantam kompleks petrokimia Saudi setelah serangan serupa di Iran
Kebakaran pecah di pabrik-pabrik SABIC di Jubail setelah aksi mogok malam hari, sementara otoritas Saudi menilai kerusakan infrastruktur dan risiko keamanan.
Serangan malam hari menghantam kompleks petrokimia Saudi setelah serangan serupa di Iran
Pabrik reaksi kimia Halliburton di kawasan industri Jubail, Arab Saudi. / Reuters
3 jam yang lalu

Serangan semalam terhadap Arab Saudi menimpa sebuah kompleks petrokimia di kawasan industri luas di kota timur Jubail, kata seorang sumber di lapangan kepada AFP pada Selasa, beberapa jam setelah instalasi serupa di Iran diserang.

"Sebuah serangan menyebabkan kebakaran di pabrik-pabrik SABIC di Jubail. Suara ledakannya sangat keras," kata sumber itu kepada AFP, merujuk pada Saudi Basic Industries Corporation.

Jubail di timur Arab Saudi adalah rumah bagi salah satu kota industri terbesar di dunia, di mana baja, bensin, petrokimia, minyak pelumas, dan pupuk kimia diproduksi.

Pada hari Senin, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengatakan negaranya melakukan "serangan dahsyat" terhadap fasilitas petrokimia terbesar Iran di Asaluyeh, dan media Iran melaporkan beberapa ledakan di lokasi tersebut.

Serangan terhadap kawasan industri itu terjadi saat pasukan pertahanan udara Saudi menghadang serangan yang menargetkan wilayah timur kerajaan, dengan tujuh rudal balistik dicegat dan dihancurkan, menurut juru bicara kementerian pertahanan.

"Bagian-bagian puing rudal balistik jatuh di sekitar fasilitas tenaga; penilaian kerusakan sedang berlangsung," kata kementerian dalam sebuah unggahan di X.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi tidak mengidentifikasi siapa yang melakukan serangan itu. Namun, kerajaan telah menghadapi serangan berulang dengan drone dan rudal balistik yang dituduhkan kepada Iran sejak Israel dan AS melancarkan perang mereka terhadap Iran.

TerkaitTRT Indonesia - Iran mengatakan 'sudah saatnya' bagi Arab Saudi untuk mengusir pasukan AS dari wilayahnya

Jembatan ditutup

Pada Selasa dini hari, pihak berwenang juga mengumumkan penutupan sementara jembatan utama yang menghubungkan Arab Saudi dan negara kepulauan Bahrain sebagai langkah pencegahan menyusul peringatan keamanan di kawasan tersebut.

"Pergerakan kendaraan melintasi Jembatan King Fahd telah ditangguhkan sebagai langkah pencegahan," kata Otoritas Umum Jembatan King Fahd dalam sebuah unggahan daring.

King Fahd Causeway adalah rangkaian jembatan sepanjang 25 kilometer yang menghubungkan Arab Saudi dan Bahrain.

Arab Saudi menuduh Iran secara teratur menargetkan instalasi energi dan infrastruktur sejak Teheran melancarkan gelombang serangan berkelanjutan di seluruh kawasan Teluk setelah Israel dan AS menyerang Iran pada akhir Februari.

SUMBER:TRT World & Agencies