DUNIA
2 menit membaca
Kim Jong-un perintahkan perbatasan selatan jadi ‘benteng tak tertembus’
Pemimpin Korea Utara memerintahkan penguatan besar-besaran pertahanan di perbatasan selatan dalam pertemuan dengan para komandan tertinggi militernya.
Kim Jong-un perintahkan perbatasan selatan jadi ‘benteng tak tertembus’
Kim Jong Un tuntut penguatan garis depan demi cegah perang dengan 'musuh utama'. (Foto: ARSIP) / Reuters

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un memerintahkan penguatan pertahanan di sepanjang perbatasan selatan negaranya dalam pertemuan dengan para komandan tertinggi militer.

Kim pada Minggu (17/5) menggelar pertemuan dengan para komandan divisi dan brigade dari seluruh angkatan bersenjata untuk membahas tugas-tugas utama di bidang militer dan politik, menurut Korean Central News Agency (KCNA).

Ia menekankan pentingnya memperkuat unit garis depan yang menjaga perbatasan selatan serta mengubah kawasan tersebut menjadi “benteng yang tak tertembus”.

Kim juga menyoroti perlunya modernisasi struktur militer dan penguatan unit “secara militer maupun teknis” guna meningkatkan daya tangkal perang.

Ia menambahkan bahwa “langkah strategis” militer akan “diperbarui” dan “perubahan besar” akan dilakukan dalam upaya tersebut.

Kim menyerukan reorganisasi sistem pelatihan militer serta perluasan latihan tempur praktis yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi modern.

Ia juga mendesak para komandan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap “musuh utama” dan “musuh bebuyutan” Korea Utara, yang tampaknya merujuk pada Korea Selatan.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Staf Umum militer Ri Yong-gil dan penasihat Kementerian Pertahanan Nasional Pak Jong-chon.

Pernyataan itu muncul ketika tim sepak bola putri Korea Utara tiba di Korea Selatan pada Minggu, menandai kunjungan pertama tim olahraga Korea Utara ke Selatan dalam hampir delapan tahun untuk mengikuti semifinal Liga Champions Asia.

Meski demikian, hubungan antar-Korea masih berada di titik rendah, dengan Pyongyang tetap tidak merespons tawaran dialog yang berulang kali diajukan Seoul.

TerkaitTRT Indonesia - Korea Utara hapus referensi unifikasi dengan Korea Selatan dari konstitusinya
SUMBER:TRT World & Agencies