PERANG GAZA
2 menit membaca
8 negara termasuk Indonesia mengecam keras penggerebekan Israel di Masjid Al Aqsa
Menteri Luar Negeri negara-negara tersebut menilai tindakan Israel ini sebagai provokasi serius, mereka juga menyoroti pengibaran bendera Israel di halaman Al-Aqsa.
8 negara termasuk Indonesia mengecam keras penggerebekan Israel di Masjid Al Aqsa
Para jamaah Muslim di kompleks Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki. /Reuters

Indonesia dan Türkiye termasuk di antara delapan negara yang mengecam keras rangkaian penggerebekan berulang di kompleks Masjid Al-Aqsa yang dilakukan oleh kelompok pemukim Israel, yang disebut berlangsung di bawah perlindungan aparat keamanan Israel.

Dalam pernyataan bersama, para menteri luar negeri dari Türkiye, Uni Emirat Arab, Indonesia, Qatar, Mesir, Pakistan, Arab Saudi, dan Yordania menilai tindakan tersebut sebagai provokasi serius. Mereka juga menyoroti pengibaran bendera Israel di halaman Al-Aqsa sebagai bagian dari eskalasi yang dinilai melanggar norma internasional.

“Tindakan provokatif dan tidak dapat diterima ini merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan resolusi PBB,” demikian isi pernyataan tersebut.

Para menteri menegaskan bahwa langkah-langkah Israel sebagai kekuatan pendudukan, termasuk upaya mengubah karakter historis, hukum, dan demografis Yerusalem Timur, semakin memperburuk situasi serta mengancam kesucian situs-situs keagamaan, baik Muslim maupun Kristen.

‘Penghentian segera seluruh praktik ilegal dan provokatif’

Mereka juga menolak segala upaya untuk mengubah status quo Yerusalem, seraya menekankan pentingnya mempertahankan peran khusus pengelolaan oleh otoritas Hashemite Yordania. Dalam konteks itu, disebutkan bahwa seluruh area Masjid Al-Aqsa seluas 144 dunum merupakan tempat ibadah eksklusif bagi umat Muslim, dengan otoritas pengelolaan berada di bawah Jerusalem Awqaf.

Selain itu, para menteri menyatakan bahwa Israel harus bertanggung jawab atas peningkatan ketegangan akibat tindakan-tindakan tersebut. Mereka memperingatkan bahwa pelanggaran berulang berpotensi memicu instabilitas kawasan dan menghambat upaya perdamaian.

“Mereka menyerukan penghentian segera seluruh praktik ilegal dan provokatif tersebut,” lanjut pernyataan itu.

Di akhir, para menteri kembali menegaskan dukungan penuh terhadap rakyat Palestina, termasuk hak untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara merdeka berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. 

Mereka juga menekankan komitmen terhadap solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

TerkaitTRT Indonesia - Malaysia kecam pengibaran bendera Israel di Masjid Al-Aqsa sebagai 'provokasi serius'
SUMBER:AA
Jelajahi
Jelang Idul Adha, pasukan Israel menyerbu Tepi Barat yang diduduki, memaksa penutupan toko-toko
Malaysia akan gugat Israel atas perlakuan buruk terhadap aktivis GSF di mahkamah internasional
Indonesia kembali tekankan kemerdekaan Palestina saat 9 WNI aktivis GSF tiba di Tanah Air
8 Negara Muslim termasuk Indonesia mengecam perlakuan Israel terhadap aktivis GSF
Aktivis flotilla Gaza Australia menceritakan kembali penyiksaan dan pelecehan seksual saat ditahan di Israel
Catatan panjang Israel dalam menggunakan senjata pembakar terlarang terhadap warga sipil
Situasi kemanusiaan di Gaza tetap memburuk, kata LSM internasional
Pemerintah RI dampingi pemulangan 9 WNI aktivis GSF dari Türkiye setelah ditahan Israel
Indonesia kutuk tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0
AS mengancam akan mencabut visa delegasi PBB Palestina: laporan
Indonesia koordinasi dengan Türkiye, Mesir, dan Yordania untuk bebaskan 9 WNI ditahan Israel
Indonesia kecam keras perlakuan tidak manusiawi Israel terhadap aktivis GSF
Ben-Gvir unggah video aktivis flotilla yang dipaksa berlutut, Italia panggil dubes Israel
Indonesia perkuat upaya diplomatik lindungi 9 WNI yang ditahan Israel
Ratusan aktivis Global Sumud termasuk sembilan WNI yang 'diculik' dibawa ke Israel
Israel terus serang armada Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza
Israel menyita semua kapal dalam konvoi yang menuju Gaza, PBB menyatakan keprihatinan
Israel menyita sekitar 40 kapal dari armada Global Sumud yang menuju Gaza
Indonesia pertimbangkan tindakan hukum atas penculikan WNI oleh Israel di konvoi bantuan Gaza
Indonesia akan mengambil tindakan hukum terhadap Israel terkait aktivis GSF yang ditahan