BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Kadin buka peluang investasi Swedia di Indonesia, soroti IEU-CEPA dan OECD
Kadin mengajak perusahaan, organisasi bisnis, dan regulator Swedia berbagi pengalaman terkait standar OECD, termasuk kebijakan persaingan, penilaian dampak regulasi, integritas, dan kepatuhan antikorupsi.
Kadin buka peluang investasi Swedia di Indonesia, soroti IEU-CEPA dan OECD
Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Luar Negeri pada Sweden-Indonesia Sustainability Partnership 2026 di Jakarta. / Kadin Indonesia

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mendorong penguatan hubungan ekonomi dengan Swedia melalui peningkatan perdagangan, investasi, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Luar Negeri Bernardino M. Vega menyampaikan hal tersebut dalam Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP) 2026 Business Dinner di Jakarta, pada Selasa (8/9).

Menurut Vega, hubungan Indonesia-Swedia yang telah terjalin sejak 1950 memiliki peluang besar untuk dikembangkan. Saat ini sekitar 80 perusahaan Swedia beroperasi di Indonesia, sementara perdagangan bilateral mencapai sekitar $825 juta pada 2025, turun dari $868 juta pada 2024.

Kadin menegaskan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) sebagai salah satu peluang strategis. Kesepakatan tersebut akan menghapus bea masuk sekitar 98,5 persen pos tarif Indonesia untuk barang dari Uni Eropa, memperluas akses jasa, menyederhanakan prosedur kepabeanan, serta memperkuat perlindungan kekayaan intelektual.

Peluang kedua dari proses Indonesia menuju keanggotaan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Proses teknis dimulai pada Juli 2026 dengan 26 komite OECD menilai Indonesia berdasarkan berbagai standar, termasuk perdagangan, investasi, tata kelola, persaingan, dan integritas.

“Kadin melihat aksesi OECD sebagai proyek bisnis, bukan sekadar proyek diplomatik,” ujar Vega.

Kadin mengajak perusahaan, organisasi bisnis, dan regulator Swedia berbagi pengalaman terkait standar OECD, termasuk kebijakan persaingan, penilaian dampak regulasi, integritas, dan kepatuhan antikorupsi.

Kerja sama juga dinilai terbuka di sektor kendaraan listrik, pertambangan, kesehatan, pangan, kehutanan, dan energi. Kadin dan BloombergNEF memperkirakan Indonesia membutuhkan sekitar $3,5 triliun investasi untuk mencapai target net zero pada 2050.

Kadin menilai Indonesia memiliki pasar dan sumber daya yang besar, sementara Swedia menawarkan teknologi, standar, dan pengalaman kelembagaan yang dapat mendukung daya saing Indonesia.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia–Swedia tingkatkan kolaborasi iklim lewat mekanisme kredit karbon


SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Pemerintah ambil alih saham pengelola kereta Whoosh, utang direstrukturisasi hingga 80 tahun
Indonesia dan Australia mulai evaluasi total perjanjian kerja sama ekonomi IA-CEPA
Pemerintah perluas inklusi keuangan melalui penyediaan rekening bagi masyarakat
Kemenkeu pastikan siap tanggung utang Kereta Cepat Whoosh tanpa investor luar
Cadangan devisa naik $146,5 miliar pada Agustus 2026, BI: Ketahanan eksternal tetap solid
Ekspor sawit dorong kinerja perdagangan RI, nilai non migas tembus $160 miliar
Industri galangan kapal Indonesia jadi sasaran investasi perusahaan Korea Selatan
Indonesia bidik investor Jepang, percepat pembangunan infrastruktur nasional
Prabowo dorong Danantara dan Rusia biayai proyek strategis
BI guyur insentif likuiditas demi dongkrak kredit perbankan
Kadin Indonesia-Singapura perkuat kerja sama akses UMKM ke pasar ASEAN
Setengah dari pasokan minyak dunia berasal dari kawasan konflik
Neraca perdagangan Indonesia surplus $3,70 miliar hingga Juli 2026
Indonesia tawarkan 32 proyek strategis senilai Rp207 triliun ke investor Jepang
Penyaluran biodiesel B50 di Indonesia capai 80 persen, targetkan 100 persen pada Oktober
Indonesia dan Cili dorong perdagangan dua arah melalui IC-CEPA
Kemen ESDM resmikan proyek gasifikasi batubara di Kutai Timur demi tekan impor
Indonesia-Singapura resmikan transaksi mata uang lokal, perkuat integrasi keuangan ASEAN
Kemenkeu buru potensi pajak Rp5 triliun dari 40 perusahaan baja
Indonesia dan Maroko pacu perundingan dagang bilateral, bidik rampung 2027